EKRAF

10 Startup Siap “Dipinang” Investor! Kemenparekraf Jembatani Akses Pendanaan Ciptakan Lapangan Kerja

Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekraf.

JAKARTA, getnews – Mimpi menciptakan lapangan kerja lewat inovasi kini selangkah lebih dekat menjadi kenyataan. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mengambil peran sebagai “Mak Comblang” yang menjembatani 10 startup unggulan lokal dengan para investor.

​Program akselerasi ini bukan hanya soal bimbingan, tetapi bertujuan utama mendorong injeksi dana segar dari investor, sehingga startup ini dapat tumbuh masif dan menjadi penggerak utama pembukaan lapangan kerja baru di Indonesia.

‘Mak Comblang’ Investor untuk Inovasi Lokal

​Sektor ekonomi kreatif (Ekraf) kini diakui sebagai salah satu tulang punggung perekonomian nasional. Untuk memaksimalkan potensi ini, Kemenparekraf memprioritaskan 10 startup terbaik melalui program akselerasi intensif. Puncak dari program ini adalah mempertemukan mereka langsung dengan calon investor.

​Pertemuan ini bukan sekadar pitching biasa, melainkan momen di mana ide-ide kreatif lokal siap “dipinang” oleh modal besar.

​Para founder dari 10 startup terpilih ini dituntut untuk tidak hanya memamerkan inovasi produk, tetapi juga menunjukkan dampak nyata yang dapat mereka berikan terhadap penyerapan tenaga kerja. Harapannya, investasi yang masuk dapat memperluas skala bisnis mereka secara eksponensial.

Jalan Pintas Ciptakan Jutaan Lapangan Kerja

​Mengapa startup menjadi prioritas? Karena model bisnis mereka terbukti mampu menciptakan lapangan kerja baru dengan kecepatan dan efisiensi yang tinggi.

​Pemerintah menyadari bahwa akselerasi 10 startup ini adalah jalan pintas strategis untuk mencapai target penciptaan lapangan kerja nasional. Dana yang disuntikkan oleh investor akan langsung diarahkan untuk:

  • Perekrutan SDM baru
  • Pengembangan produk yang lebih luas
  • Ekspansi pasar

​Strategi ini memastikan bahwa dukungan Kemenparekraf tidak hanya berhenti pada pelatihan, tetapi berlanjut hingga realisasi pendanaan yang dapat langsung diukur dampaknya pada perekonomian masyarakat.

Dari Akselerasi ke Realisasi: Perkuat Fondasi Ekonomi

​Langkah Kemenparekraf ini menunjukkan komitmen kuat dalam membangun ekosistem yang berkelanjutan. Keterlibatan investor global atau nasional tidak hanya membawa modal, tetapi juga transfer pengetahuan (know-how) dan jaringan bisnis yang berharga.

​Melalui sinergi antara pemerintah, startup, dan investor, diharapkan startup-startup lokal ini tidak hanya bertahan, tetapi bertransformasi menjadi perusahaan raksasa baru (Unicorn atau Decacorn) yang mendominasi pasar dan memberikan kontribusi nyata dalam penyerapan jutaan tenaga kerja produktif di Indonesia. (Emha)

Kementerian Ekonomi Kreatif