JAKARTA, GETNEWS. – Komitmen Pemerintah Indonesia dalam menjaga kredibilitas kebijakan fiskal dan inovasi pembiayaan kembali mendapatkan pengakuan dunia. Indonesia sukses memboyong dua penghargaan bergengsi atas penerbitan obligasi perdana dalam mata uang Dolar Australia (AUD) atau yang dikenal sebagai Kangaroo Bond.
Penerbitan obligasi perdana sebesar AUD 800 juta yang dieksekusi pada 14 Agustus 2025 tersebut diakui oleh dua lembaga publikasi keuangan terkemuka di Asia-Pasifik, yakni IFR Asia dan FinanceAsia.
Dua Gelar Bergengsi untuk Fiskal RI
Keberhasilan transaksi ini dinobatkan dalam dua kategori prestisius:
- Domestic Bond of the Year oleh IFR Asia Awards.
- Best Bond Deal dalam ajang FinanceAsia Achievement Awards 2025 untuk kategori Inaugural Senior Bonds.
Diversifikasi Strategis APBN
Langkah ini dinilai sebagai manuver strategis pemerintah dalam melakukan diversifikasi pembiayaan APBN. Selain memperluas basis investor global, penerbitan Kangaroo Bond ini menjadi milestone penting dalam mempererat kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Australia.
Tingginya minat investor, baik dari pasar domestik Australia maupun global, mencerminkan kepercayaan tinggi terhadap kinerja ekonomi nasional dan pengelolaan fiskal Indonesia yang dinilai kredibel.
Standar Baru (Benchmark) Pasar Modal
Transaksi ini mencakup penerbitan obligasi dalam dua tenor yang dirancang khusus untuk menarik profil investor luas, mulai dari pengelola aset (asset managers) hingga dana pensiun di wilayah Australia, Asia, serta kawasan EMEA/UK.
Keberhasilan ini diharapkan menjadi standar baru (benchmark) bagi emiten asal Indonesia lainnya, baik BUMN maupun korporasi swasta, yang berencana merambah pasar modal Australia di masa depan.
Pemerintah menegaskan akan terus mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi dalam pengelolaan pembiayaan negara guna mendukung keberlanjutan pembangunan nasional.




