“Pariwisata NTB menunjukkan wajah ganda pada November 2025. Di satu sisi, jumlah wisman yang mendarat di Bandara Bizam meroket 35,21% secara tahunan (YoY). Namun di sisi lain, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang justru melandai ke angka 41,23%. GETNEWS menyoroti fenomena ‘short-stay’ turis yang hanya menginap rata-rata 1,85 hari sebagai tantangan besar bagi belanja wisata lokal.”
MATARAM — Rapor pariwisata NTB bulan November 2025 menyajikan data yang kontradiktif namun menarik untuk dibedah. Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) menjadi saksi masuknya 6.689 orang turis asing lewat jalur udara, naik tajam dibandingkan tahun lalu. Tapi anehnya, kamar-kamar hotel justru lebih banyak yang kosong dibanding bulan sebelumnya.
1. Wisman Jalur Udara
Secara tahunan, kenaikan 35% wisman adalah sinyal positif bagi promosi wisata NTB. Namun, jika dibandingkan dengan bulan Oktober 2025 (Month-to-Month), terjadi penurunan drastis sebesar 28,24%. Ini menunjukkan pariwisata kita masih sangat bergantung pada musim (seasonality) dan event besar, bukan kunjungan yang stabil sepanjang tahun.
2. Hotel Bintang vs Non-Bintang: Tren Menurun
Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang turun 2,28 poin menjadi 41,23%. Nasib lebih kurang beruntung dialami hotel non-bintang yang anjlok 6,11 poin ke angka 27,16%. Artinya, hanya 1 dari 4 kamar hotel non-bintang yang terisi selama November.
3. Masalah Klasik: Durasi Menginap yang Singkat
Angka yang paling mencemaskan adalah Rata-rata Lama Menginap (RLM) yang hanya 1,85 hari untuk hotel bintang. Angka ini bahkan turun tipis dibanding bulan lalu. Turis seolah hanya “numpang lewat” di NTB, tidak cukup lama untuk memutar roda ekonomi lebih dalam di sektor UMKM dan jasa lainnya.
GET DATA: Tourism Performance Audit Nov 2025
Menaikkan jumlah kunjungan adalah satu hal, tapi membuat turis betah berlama-lama adalah urusan lain. Data BPS ini adalah teguran bagi pelaku wisata: NTB butuh lebih banyak narasi dan pengalaman, bukan sekadar pintu masuk bandara yang megah. Tanpa durasi menginap yang lama, angka kunjungan ribuan orang hanyalah statistik di atas kertas yang tidak mengalir ke kantong pengusaha lokal.
BPS !NSIGHT: Edisi Januari 2026
"Sourced from BRS BPS NTB - Strategic Analysis by GET DATA !NSIGHT"




