Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
getnews.co.id getnews.co.id

get insight

getnews.co.id getnews.co.id

get insight

  • INSIDE INDONESIA
  • AMBARA
  • OASE
  • GET PLANET
  • GET !NSIGHT
  • INSIDE INDONESIA
  • AMBARA
  • OASE
  • GET PLANET
  • GET !NSIGHT
Close

Search

  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
ILAN PAPPE (istimewa/lannan foundation)
BEDAH BUKU

Menguliti Narasi ‘The Ethnic Cleansing of Palestine’ Karya Ilan Pappé

By Redaksi GETNEWS.
16 Januari 2026 2 Min Read
0

Ada buku yang ditulis untuk menghibur, ada yang ditulis untuk mengajar, namun karya Ilan Pappé ditulis untuk mengguncang fondasi sejarah dunia. Dalam kolom GET INSIGHT – BEDAH BUKU edisi spesial ini, kita membedah “The Ethnic Cleansing of Palestine”, sebuah karya seminal yang membuktikan bahwa pena—di tangan yang tepat—adalah senjata paling mematikan melawan amnesia kolektif dan ketidakadilan sistemik.

IP
Historian

Ilan Pappé

“The bravest, most principled, and most incisive historian of the Middle East.”

Kelahiran Haifa, Israel (1954)
Pendidikan University of Oxford (PhD)
Afiliasi University of Exeter, UK
Gerakan The New Historians
Getnews Exclusive Profile

​Mengenal Ilan Pappé bukan sekadar mengenal seorang sejarawan; ia adalah suara nurani dari dalam jantung Israel sendiri yang berani membongkar tabu terbesar dalam sejarah pembentukan negaranya. Seperti yang dikatakan jurnalis legendaris John Pilger: “Pappé adalah sejarawan paling berani, paling berprinsip, dan paling tajam.”

BOOK SUMMARY AUDIT

Esensi Rencana Dalet (Plan D)

Dalam buku ini, Pappé menggunakan dokumen deklasifikasi militer untuk membuktikan bahwa pengusiran warga Palestina pada 1948 bukanlah “efek samping” dari perang, melainkan sebuah kejahatan terhadap kemanusiaan yang direncanakan secara sistematis. Rencana Dalet adalah cetak biru untuk membersihkan secara etnis wilayah Palestina demi berdirinya negara Yahudi.

Data Kunci Nakba 1948:

  • 531 Desa Palestina dihancurkan.
  • 11 Lingkungan perkotaan dikosongkan.
  • 800.000 Warga dipaksa menjadi pengungsi.
  • Aksi: Pembantaian, pengusiran, dan penghancuran identitas.

Pena Sebagai Alat Perlawanan

​Bagi Ilan Pappé, sejarah bukan sekadar deretan angka, melainkan kumpulan trauma manusia. Buku ini membedah bagaimana terminologi “perang” seringkali digunakan untuk menutupi realitas “pembersihan etnis”. Dengan bahasa yang lugas namun berbobot, Pappé mengajak pembaca untuk melihat melampaui propaganda dan mengakui penderitaan rakyat Palestina sebagai fakta sejarah yang tak terbantahkan.

​Buku ini wajib dibaca oleh siapa pun yang ingin memahami akar konflik di Timur Tengah. Ia bukan hanya sebuah buku sejarah; ia adalah sebuah kesaksian moral.

​Dashboard Analisis Bedah Buku

“The Ethnic Cleansing of Palestine”, sebuah karya seminal Ilan Pappé yang membuktikan bahwa pena—di tangan yang tepat—adalah senjata paling mematikan melawan amnesia kolektif dan ketidakadilan sistemik (GETNEWS.)

The Pen vs The Sword: Ilan Pappé Perspective

Pilar AnalisisTemuan Pappé
MetodologiPenggabungan arsip militer Zionis dengan sejarah lisan Palestina.
Definisi YuridisPeristiwa 1948 memenuhi kriteria internasional sebagai Ethnic Cleansing.
Dampak GlobalMemecah keheningan akademis dan menjadi referensi utama gerakan pro-Palestina dunia.

“Menghapus sebuah bangsa dari peta adalah kejahatan, namun menghapus mereka dari memori sejarah adalah kekejaman yang lebih dalam. Ilan Pappé mengingatkan kita bahwa membaca adalah bentuk perlawanan terkecil yang bisa kita lakukan untuk menjaga kebenaran tetap bernapas.”

— Tim GET INSIGHT, Sub-Kolom Bedah Buku

Distribute Strategic Insight
WHATSAPP
X-POST
FACEBOOK

Tags:

GET INSIGHT BEDAH BUKUILAN PAPPEThe Ethnic Cleansing of Palestine
Author

Redaksi GETNEWS.

Follow Me
Other Articles
Previous

Bailey Dulu, Permanen Kemudian: Diplomasi P3K Iqbal di Pesisir Lombok Timur

Pemerintah Kabupaten Gresik memperkuat ekosistem layanan pemenuhan gizi masyarakat melalui peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Gresik Mentari Mandiri Sejahtera (GMMS) yang dikelola Pimpinan Cabang Muhammadiyah GKB Gresik, Kamis (15/1/2026).
Next

Dapur Gizi Gresik: Saat Muhammadiyah Menjadi Ujung Tombak ‘Asta Cita’ Prabowo

No Comment! Be the first one.

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • get privacy
    Copyright 2026 — getnews.co.id.