LONDON, getnews.co.id — Presiden RI Prabowo Subianto resmi memulai misi diplomatik tingkat tinggi di London, Inggris, Senin (19/1). Mendarat di Bandara Stansted dengan sambutan hangat diaspora dan mahasiswa, kunjungan ini menandai babak baru relasi Jakarta-London yang kini bertransformasi menjadi kemitraan strategis yang jauh lebih dalam dan taktis.
Bukan Sekadar Seremonial
Kunjungan ini bukan sekadar pertemuan antar-kepala negara. Presiden dijadwalkan melakukan audiensi khusus dengan Raja Charles III di St. James’s Palace serta diskusi meja bundar dengan PM Keir Starmer.
Fokus utama Jakarta adalah mengunci komitmen Inggris dalam Empat Pilar Utama: Pertumbuhan ekonomi yang akseleratif; transisi energi hijau dan alam; penguatan sektor pertahanan; serta kolaborasi sumber daya manusia melalui pendidikan dan inovasi masyarakat.
Implikasi bagi Daerah
Bagi daerah, pilar “Iklim, Energi, dan Alam” serta “Ekonomi” adalah sinyal kuat. Komitmen ini berpotensi membuka keran investasi hijau Inggris ke sektor-sektor strategis daerah, termasuk hilirisasi energi dan pelestarian lingkungan yang saat ini sedang menjadi fokus di daerah seperti di NTB.
| Pilar Kemitraan | Fokus Strategis | Target Output |
|---|---|---|
| Ekonomi & Investasi | Perluasan akses pasar dan investasi manufaktur. | Pertumbuhan 8% |
| Energi & Alam | Transisi energi hijau dan konservasi lingkungan. | Net Zero Emission |
| Pertahanan | Modernisasi alutsista dan keamanan maritim. | Kedaulatan Wilayah |
Artikel ini diolah berdasarkan rilis berita resmi yang diterbitkan oleh BPMI Setpres.




