DAVOS — Presiden Prabowo Subianto resmi menyelesaikan misi diplomatiknya di World Economic Forum (WEF) Davos, Swiss. Namun, sebuah momen tidak biasa terjadi sebelum lepas landas menuju Paris; Presiden menyempatkan diri menyapa dan memberikan koin Kepresidenan kepada seluruh pengawal dari Pemerintah Swiss sebagai bentuk apresiasi personal, Kamis (22/1/2026).
Apresiasi di Sela Agenda Padat
Tindakan memberikan koin Kepresidenan ini dinilai sebagai bentuk kenang-kenangan sekaligus penguatan soft power Indonesia di mata petugas keamanan internasional. Setelah menyapa satu per satu tim pengawal Swiss, Presiden langsung bertolak menuju Paris untuk memenuhi undangan Presiden Emmanuel Macron guna membahas penguatan kerja sama strategis bilateral.
Transisi Menuju Paris
Pertemuan dengan Presiden Macron pada Jumat (23/1) sore waktu Paris diprediksi akan menjadi babak akhir dari rangkaian kunjungan kerja Presiden sebelum kembali ke Tanah Air. Fokus utama pembicaraan kedua kepala negara diharapkan mencakup isu pertahanan dan kemandirian ekonomi, selaras dengan semangat yang baru saja ditekankan Presiden di Davos.
“Diplomasi sejati tidak hanya terjadi di meja perundingan, tetapi dalam sapaan tulus kepada mereka yang berdiri menjaga pintu; karena kedaulatan sebuah bangsa bermula dari keberanian untuk menghormati kemanusiaan di setiap tingkatannya.”
— GET !NSIGHT DOGMA DIGITAL —
Primary Sources & Data Verification:




