Skip to content
getnews.001 White logo GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

getnews.001 White logo GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

  • AMBARA
  • ANALISIS GETNEWS
  • INSIDE INDONESIA
  • GET !NSIGHT
  • GET SPORT
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • GET CORNER
  • OASE
  • LITERASI ANOMALI
  • NEWS
  • AMBARA
  • ANALISIS GETNEWS
  • INSIDE INDONESIA
  • GET !NSIGHT
  • GET SPORT
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • GET CORNER
  • OASE
  • LITERASI ANOMALI
  • NEWS
Close

Search

getnews.001 White logo GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

getnews.001 White logo GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

  • AMBARA
  • ANALISIS GETNEWS
  • INSIDE INDONESIA
  • GET !NSIGHT
  • GET SPORT
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • GET CORNER
  • OASE
  • LITERASI ANOMALI
  • NEWS
  • AMBARA
  • ANALISIS GETNEWS
  • INSIDE INDONESIA
  • GET !NSIGHT
  • GET SPORT
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • GET CORNER
  • OASE
  • LITERASI ANOMALI
  • NEWS
Close

Search

Menkomdigi Meutya Hafid dalam peluncuran Senyum Nyaman dengan Biometrik (SEMANTIK) di Jakarta Pusat, Selasa (27/1/2026) mengatakan pendaftaran kartu SIM menggunakan verifikasi wajah yang terhubung dengan NIK, menutup ruang penggunaan nomor sekali pakai yang sering dipakai untuk scam, phishing, dan penyalahgunaan OTP. (Foto: InfoPublik/Amiri Yandi)
DIGITAL

Dilema Biometrik di Ujung Jari

By Redaksi GETNEWS.
1 Februari 2026 2 Min Read
0

​JAKARTA – Jakarta kini tengah mempertaruhkan privasi warganya demi keamanan digital yang lebih ketat. Melalui peluncuran program SEMANTIK (Senyum Nyaman dengan Biometrik), Kementerian Komunikasi dan Digital resmi mewajibkan registrasi kartu SIM berbasis data biometrik—sebuah langkah ambisius untuk memutus rantai penipuan daring yang kian endemik.

​Namun, di balik janji keamanan ini, tersimpan risiko permanen: data biometrik bukanlah kata sandi yang bisa diatur ulang setelah kebocoran.

​Kunci Digital yang Tak Tergantikan

​Bagi pemerintah, kartu SIM bukan lagi sekadar alat komunikasi, melainkan paspor digital yang menghubungkan individu ke sistem perbankan dan layanan publik. Ardi Sutedja, Ketua Indonesia Cyber Security Forum (ICSF), menegaskan bahwa validasi wajah atau sidik jari akan menutup celah penggunaan identitas palsu yang selama ini menyuburkan praktik SIM swap dan penipuan finansial.

​”Ketika SIM menjadi kunci akses layanan strategis, penyalahgunaannya berdampak sistemik,” ujar Ardi. Namun, ia memberikan catatan tebal: biometrik bersifat permanen. Sekali data wajah Anda bocor ke pasar gelap, identitas digital Anda terancam selamanya.

​

Audit Strategis: Registrasi SIM Biometrik

Parameter RisikoStatus Saat IniVonis Keamanan
Validasi IdentitasMandat Permen Komdigi No. 7/2026HIGH ENFORCEMENT
Ancaman DeepfakeButuh Teknologi Liveness DetectionVULNERABLE
Tata Kelola DataMenunggu Standar Audit IndependenUNDER PRESSURE

Antara Keamanan dan Privasi

​Keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada kecanggihan enkripsi, tetapi juga pada integritas manusia di lapangan. Ancaman deepfake yang mampu memanipulasi verifikasi wajah menjadi tantangan teknis baru bagi operator seluler. Tanpa sistem pendeteksi kehidupan (liveness detection) yang mumpuni, biometrik bisa menjadi formalitas yang mudah disiasati.

​Jakarta harus memastikan bahwa registrasi ini bukan sekadar pengumpulan data massal, melainkan benteng perlindungan yang akuntabel. Kepercayaan publik adalah mata uang yang paling berharga dalam transisi ini; jika tata kelola data kembali gagal, biayanya akan jauh lebih mahal daripada sekadar kerugian finansial akibat penipuan.

Verified Source: InfoPublik.id

Distribute Strategic Insight
WHATSAPP
X-POST
FACEBOOK

Tags:

BiometrikKARTU SIMKOMDIGISEMANTIK
Author

Redaksi GETNEWS.

Follow Me
Other Articles
Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital, Alexander Sabar, menegaskan bahwa langkah ini bukanlah cek kosong bagi X Corp. "Normalisasi akses dilakukan secara bersyarat. Ini menjadi dasar evaluasi, bukan akhir dari proses pengawasan," ujarnya di Jakarta (31/01). (GETNEWS.)
Previous

GROK Kembali dengan Pengawasan Ketat

CEO Danantara Indonesia Roesan Roslani beserta Pejabat OJK dan BEI dalam Dialog Pasar Modal yang digelar di Main Hall Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Minggu (1/2/2026). (Foto: Humas OJK)
Next

Ambisi Baru di Sudirman: Menuju Bursa Kelas Dunia

No Comment! Be the first one.

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • get privacy
    Copyright 2026 GETMEDIA GROUP