JAKARTA — Aula Djuanda Kementerian Keuangan kembali menjadi saksi perombakan besar-besaran gerbong birokrasi fiskal. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi melantik 43 pejabat pimpinan tinggi pratama pada Jumat (6/2). Yang mencolok, 40 di antaranya merupakan pejabat dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP), sementara 3 lainnya mengisi pos di Direktorat Jenderal Anggaran (DJA).
Ini bukan pelantikan biasa. Dalam kurun waktu satu bulan terakhir, Kementerian Keuangan tercatat sudah tiga kali melakukan rotasi pimpinan tinggi. Intensitas ini memberikan sinyal kuat adanya tekanan besar untuk pembenahan internal dan akselerasi penerimaan negara.
Menempatkan “Orang Terbaik” di Saat Kritis
Menkeu Purbaya menegaskan bahwa rotasi maraton ini adalah langkah terencana untuk memperkuat kinerja organisasi yang kini menghadapi tantangan kian kompleks. Ia menyebut strategi ini sebagai upaya menempatkan orang terbaik di posisi strategis pada saat yang tepat.
“Jangan sampai kita dikalahkan oleh pemain-pemain yang mengalahkan kita sampai sekarang,” tandas Purbaya dalam arahannya.
Pesan ini menyiratkan adanya tantangan besar dalam kepatuhan pajak dan kebocoran penerimaan yang selama ini menjadi “musuh” dalam selimut bagi kondisi fiskal negara.
Titip Pesan: Pengawasan Berjenjang
Di tengah sorotan publik terhadap integritas pegawai pajak, Menkeu memberikan mandat khusus kepada para pejabat baru: pengawasan berjenjang. Setiap pimpinan diinstruksikan untuk melakukan supervisi ketat terhadap unit kerjanya guna memastikan tidak ada celah bagi pelanggaran dedikasi dan integritas.
Purbaya mengingatkan bahwa kesehatan fiskal negara sangat bergantung pada kinerja para pejabat yang baru dilantik ini. Semangat untuk memperbaiki kinerja pajak dan keuangan secara keseluruhan menjadi harga mati bagi jajaran di pusat maupun daerah.
Audit Strategis: Rekapitulasi Pelantikan Kemenkeu (Februari 2026)
Langkah agresif Menkeu ini menunjukkan adanya upaya serius untuk menyegarkan organisasi yang sedang “berlari” mengejar target APBN.
Kesungguhan para pimpinan Kemenkeu kini sedang diuji. Dengan rotasi yang begitu intens, publik menanti apakah pembenahan personel ini akan berlanjut pada perbaikan kualitas pelayanan dan, yang terpenting, peningkatan signifikan pada angka penerimaan pajak yang sering kali meleset dari target.
Verified Source: kemenkeu.go.id




