MATARAM — Ketua Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) Universitas Mataram (Unram), Joko Jumadi, bergerak cepat meredam kabar miring yang menerjang mahasiswanya. Joko mengonfirmasi bahwa video asusila yang viral dan dikaitkan dengan mahasiswi KKN Unram di Kecamatan Lenek, Lombok Timur, adalah kabar bohong alias hoaks.
Untuk menepis spekulasi liar di media sosial, Satgas PPKS menghadirkan langsung mahasiswi yang bersangkutan dalam video klarifikasi pada Selasa, 10 Februari 2026. Joko menegaskan bahwa tuduhan tersebut sama sekali tidak berdasar.
“Beda, wajahnya jelas beda. Mahasiswi ini ada jerawat (sedangkan di video tidak). Kemiripan hanya karena sama-sama memakai kacamata,” ujar Joko dengan nada tegas.
Video Lama dari Luar Daerah
Investigasi digital Satgas PPKS mengungkap bahwa video syur tersebut bukanlah rekaman baru. Joko membeberkan bahwa timnya sudah menemukan video serupa beredar di jagat maya sejak September 2025. Ia juga memastikan lokasi kejadian dalam video tersebut bukan berada di wilayah Lombok.
Audit Strategis: Penanganan Krisis Reputasi Akademik
Langkah cepat Satgas PPKS Unram dipandang krusial untuk melindungi integritas mahasiswa serta nama baik institusi dari serangan disinformasi digital.
Satgas PPKS Unram menghimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menyaring informasi dan tidak ikut menyebarkan konten yang dapat merusak masa depan dan psikologis mahasiswa tanpa verifikasi yang valid.




