JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto terus memacu “mesin” program unggulannya dengan meresmikan 1.072 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan 18 Gudang Ketahanan Pangan secara serentak di seluruh Indonesia. Bertempat di SPPG Polri Palmerah, Jumat, 13 Februari 2026, Presiden juga melakukan groundbreaking untuk 107 SPPG tambahan yang akan dikelola oleh korps berbaju cokelat tersebut.
Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan bahwa asupan nutrisi rakyat adalah fondasi kelangsungan peradaban. Ia memamerkan data bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini telah menjangkau 60 juta penerima manfaat—sebuah angka yang ia klaim melampaui populasi beberapa negara tetangga dan dunia.
“Jumlah ini kira-kira setara dengan memberi makan seluruh penduduk Afrika Selatan setiap hari. Atau 10 kali Singapura tiap hari, atau dua kali Malaysia tiap hari,” ujar Prabowo dengan nada bangga.
Sinergi Strategis dengan Polri
Prabowo memberikan apresiasi khusus kepada Polri yang mengambil peran aktif dalam distribusi dan infrastruktur gizi nasional. Langkah Polri membangun ratusan SPPG dinilai sebagai bentuk kesadaran strategis bahwa pertahanan nasional tidak hanya soal senjata, melainkan juga ketahanan fisik dan otak generasi mendatang.
Audit Strategis: Infrastruktur Gizi & Logistik Nasional 2026
Pemanfaatan jaringan Polri hingga ke tingkat kecamatan memberikan akselerasi distribusi yang sulit dicapai oleh jalur birokrasi sipil konvensional.
Meskipun skalanya masif, tantangan utama tetap pada konsistensi kualitas gizi di setiap titik layanan. Keterlibatan Polri diharapkan mampu meminimalisir kebocoran logistik, sehingga target “peradaban bangsa yang sehat” bukan sekadar angka statistik dalam pidato kenegaraan, melainkan realitas di atas meja makan 60 juta rakyat Indonesia.
Verified Source: SETNEG RI




