NEWS

Lawatan ke Washington, Prabowo Yakini Visi Damai Trump Akan Tercapai

WASHINGTON D.C. — Presiden Prabowo Subianto menyatakan optimismenya terhadap masa depan perdamaian global di bawah kepemimpinan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Keyakinan tersebut disampaikan Prabowo terkait inisiasi pembentukan Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) yang menjadi agenda utama dalam kunjungannya ke Amerika Serikat.

​Prabowo mengakui bahwa jalan menuju perdamaian, khususnya terkait konflik di Gaza, akan menghadapi tantangan yang tidak mudah. Namun, ia menilai visi yang dibawa oleh Trump memiliki peluang besar untuk mewujudkan stabilitas permanen.

​”Kami tahu akan ada banyak rintangan, akan ada banyak kesulitan, tetapi kami sangat optimis dengan kepemimpinan Presiden Trump, visi tentang perdamaian sejati ini akan tercapai,” ujar Prabowo sebagaimana dikutip dari rangkaian kegiatannya di Washington pada Kamis, 19 Februari 2026.

Diplomasi dan Realitas Ekonomi

​Optimisme politik ini muncul beriringan dengan capaian ekonomi yang signifikan. Selain mendukung penuh Board of Peace, Prabowo juga berhasil mengamankan komitmen investasi sebesar USD 38,4 miliar serta kesepakatan tarif dagang resiprokal yang menguntungkan ekspor Indonesia.

​Bagi Indonesia, dukungan terhadap inisiasi Trump merupakan langkah strategis untuk menyeimbangkan peran sebagai negara Muslim terbesar dunia dengan kepentingan ekonomi nasional di pasar Amerika Serikat.

Get Data: Diplomasi Board of Peace

Poin PentingAnalisis Strategis
Visi PerdamaianMenekankan pada “perdamaian sejati” sebagai tujuan akhir di bawah kepemimpinan Trump.
Tantangan LapanganAdanya pengakuan eksplisit terhadap rintangan geopolitik yang kompleks.
Posisi IndonesiaMenjadi mitra utama (key member) dalam Dewan Perdamaian untuk wilayah Asia.

Verified Source: BPMI SETPRES

Further reading: Indonesia dan Tujuh Negara Muslim Kecam Klaim Sepihak Israel atas Tepi Barat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *