TOKYO — Sebanyak 18 petani muda asal Indonesia resmi mengikuti program “Indonesian Young Farm Leaders Training Program in Japan” yang dibuka di Tokyo, Kamis, 19 Februari 2026. Inisiatif ini dirancang untuk menggenjot kapasitas SDM pertanian tanah air melalui adopsi teknologi modern langsung dari Negeri Sakura.
Program pelatihan ini fokus pada transfer pengetahuan mengenai mekanisasi pertanian, sistem irigasi pintar, hingga manajemen agribisnis digital yang menjadi keunggulan Jepang. Melalui kolaborasi ini, para pemimpin muda sektor pertanian diharapkan mampu membawa pulang inovasi yang dapat diadaptasi di lahan-lahan lokal Indonesia guna meningkatkan efisiensi dan ketahanan pangan nasional.
Kementerian Luar Negeri RI menekankan bahwa penguatan kapasitas petani milenial adalah kunci untuk menghadapi tantangan krisis pangan global sekaligus menarik minat generasi muda untuk kembali turun ke sawah dengan cara-cara yang lebih modern dan menguntungkan.
Verified Source: KEMLU RI
BACA JUGA ARTIKEL LAINNYA:
DPR Desak Polisi Usut Teror Terhadap Ketua BEM UGM



