MATARAM — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tengah merancang panduan strategis berupa Guidebook pariwisata berkualitas. Langkah ini diambil sebagai landasan operasional untuk mewujudkan ambisi NTB sebagai destinasi pariwisata kelas dunia yang berkelanjutan, dengan fokus pada standarisasi infrastruktur dan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM).
Sekretaris Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTB, Muhammad Erwan, mengungkapkan bahwa buku panduan ini akan memetakan secara detail kawasan destinasi yang memiliki kesiapan infrastruktur, konektivitas, serta sarana prasarana yang mumpuni. “Tahun ini, kita sedang menyusun Guidebook pariwisata berkualitas berkelanjutan. Semoga buku ini segera tersusun,” ujar Erwan di Mataram, Selasa, 7 April 2026.
Integrasi Infrastruktur dan Promosi Digital
Guidebook ini tidak hanya berfungsi sebagai peta persebaran destinasi, tetapi juga menjadi dasar perencanaan program pemerintah dalam menentukan arah pengembangan pariwisata. Erwan menekankan bahwa predikat “kelas dunia” harus dibuktikan dengan kualitas nyata di lapangan, bukan sekadar label. Oleh karena itu, sinkronisasi antara daya tarik alam dengan fasilitas penunjang yang berkualitas menjadi prioritas dalam dokumen strategis tersebut.
Selain aspek fisik, Guidebook tersebut juga akan merumuskan strategi promosi intensif yang melibatkan lintas sektor. Pemprov NTB menyadari bahwa promosi tidak dapat bertumpu pada anggaran pemerintah semata, melainkan memerlukan kolaborasi masif dengan pihak swasta dan masyarakat melalui platform digital. “Platform digital menjadi media promosi yang efektif saat ini. Kita perlu kolaborasi bersama,” tambahnya.
Calendar of Event: Mesin Penggerak Ekonomi Daerah
Pemprov NTB mengajak seluruh stakeholder untuk memperkuat jejaring (networking) dalam mempromosikan berbagai atraksi yang terangkum dalam Calendar of Event tahunan. Strategi ini diharapkan mampu menciptakan efek domino terhadap perekonomian lokal melalui peningkatan lama tinggal (length of stay) wisatawan mancanegara maupun domestik.
Dengan semakin banyaknya event berkualitas yang digelar, pemerintah optimis akan terjadi penyerapan tenaga kerja yang signifikan, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), dan penguatan posisi NTB di peta pariwisata global. “Harapan kita daerah menuju kemakmuran dan mendunia yang dikenal secara global,” pungkas Erwan.




