SUMBAWA — Operasi kemanusiaan berskala besar terus digencarkan di perairan utara Pulau Sumbawa. Hingga memasuki hari kedua pencarian pada Sabtu, 23 Mei 2026, Tim SAR gabungan masih berjibaku menyisir laut demi menemukan seorang nelayan lansia asal Dusun Sekatek, Desa Pulau Bungin, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa, yang dilaporkan hilang misterius saat melaut.
Korban diidentifikasi bernama Malayoan. Lansia tersebut diketahui bertolak ke laut seorang diri untuk mencari nafkah pada Kamis, 21 Mei 2026. Kecurigaan keluarga dan warga sekampung memuncak ketika keesokan harinya, Jumat pagi, perahu atau sampan milik korban ditemukan dalam kondisi kosong tak berawak, terombang-ambing tanpa kendali di sekitar perairan Pulau Bungin.
Memasuki fase kritis pencarian hari kedua, radius operasi diperluas secara signifikan. Pos SAR Sumbawa menakhodai orkestrasi elemen gabungan yang terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbawa, Babinsa TNI AD, Bhabinkamtibmas Polri Desa Bungin, Satpolairud Polres Sumbawa, serta puluhan perahu sukarelawan nelayan setempat. Tim melakukan penyisiran taktis mulai dari titik awal penemuan sampan kosong hingga mengarah ke perairan luar sekitar Pulau Panjang.
”Pencarian dikonsentrasikan menggunakan armada Rigid Inflatable Boat (RIB) milik Pos SAR Sumbawa, didukung satu unit speedboat dari Polairud Polres Sumbawa, serta konvoi perahu-perahu nelayan tradisional,” urai Koordinator Pos SAR Sumbawa, Kurais, mewakili Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi.
Kendati penyisiran telah dilakukan secara intensif di tengah kondisi gelombang peralihan musim, upaya pencarian terpadu yang berlangsung sejak pagi hingga menjelang petang tersebut belum membuahkan hasil. Mengingat visibilitas yang kian menurun dan faktor keselamatan personel di lapangan, Tim SAR gabungan memutuskan menghentikan sementara pergerakan taktis tepat pada pukul 18.00 WITA. Operasi forensik penyelamatan ini dijadwalkan bakal digas pol kembali esok pagi dengan perluasan koordinat radar pencarian.
STRATEGIC AUDIT LOGISTIK OPERASI SAR KECAMATAN ALAS
| Profil & Kronologi Kronis | Alokasi Kekuatan Armada (Logistik) | Zonasi Sektoral & Hambatan |
|---|---|---|
| Identitas Korban: Malayoan (Lansia) Dusun Sekatek, Pulau Bungin. | 1. Rigid Inflatable Boat (RIB) Pos SAR. 2. Speedboat Satpolairud Polres Sumbawa. 3. Flotila perahu nelayan swadaya. | Zonasi Sisir: Koridor perairan Pulau Bungin hingga perimeter luar Pulau Panjang. Hambatan Makro: Kondisi dinamika atmosfer masa transisi (angin kencang mendadak) & visibilitas nol pada malam hari. |
| Waktu Hilang: Kamis, 21 Mei 2026. | Aliansi Personel: Basarnas, BPBD, TNI AD (Babinsa), Polri (Bhabinkamtibmas). | |
| Status Operasional: Hari Ke-2 (Nihil), Ditangguhkan Malam Hari. | Pimpinan Komando: Kantor SAR Mataram (Muhamad Hariyadi). |
Audit Strategis: Getnews Data Intelligence Unit | Pusat Kendali Operasi Penanggulangan Bencana NTB, Mei 2026.




