Lombok Tengah — Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok Tengah kembali mengukuhkan posisinya sebagai episentrum pariwisata berbasis olahraga (sport tourism) nasional. Pada Sabtu, 11 Juli 2026, sebanyak 9.200 pelari dari berbagai penjuru tanah air memadati lintasan Pocari Sweat Run Lombok 2026. Ajang ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) dalam memperkuat posisi Lombok sebagai destinasi sport tourism unggulan berkelas dunia.
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mengapresiasi kesuksesan gelaran tahun kedua ini. Otoritas menilai bahwa dengan berbagai evaluasi dan peningkatan kualitas, ajang maraton ini ditargetkan untuk terus berkembang menjadi world-class marathon yang mampu menarik lebih banyak wisatawan mancanegara di masa depan. Langkah ini merupakan bagian dari strategi makro daerah untuk menggeser ketergantungan ekonomi dari sektor komoditas mentah menuju sektor jasa pariwisata minat khusus yang bernilai tambah tinggi.
Dampak Agregat dan Ekspansi Fasilitas KEK
Penyelenggaraan ajang maraton berskala besar ini terbukti memberikan dampak berganda (multiplier effect) yang signifikan terhadap ekosistem ekonomi daerah:
- Lonjakan Konsumsi dan Okupansi: Kehadiran ribuan peserta memicu lonjakan okupansi hotel, menggerakkan sektor transportasi lokal, serta meningkatkan volume penjualan industri kuliner dan produk ekonomi kreatif regional.
- Magnet Sektoral Luar Daerah: Sekitar 72% dari total peserta tercatat berasal dari luar Pulau Lombok, menegaskan daya tarik destinasi ini sebagai tujuan wisata domestik premium.
- Injeksi Infrastruktur Baru: Pihak ITDC turut meresmikan fasilitas olahraga baru berupa 3 lapangan padel dan 1 lapangan basket, serta menggelar Mandalika Street Food Festival untuk menampung komoditas UMKM lokal.
- Prapengondisian MotoGP: Ajang ini berfungsi sebagai instrumen pengkondisian awal (warming up) dalam memperkuat ekosistem sport tourism menjelang pergelaran MotoGP Mandalika pada Oktober mendatang.
”Kolaborasi sport tourism seperti ini adalah motor baru pertumbuhan ekonomi daerah yang sangat signifikan,” tegas Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Taufik Hidayat, yang turut memberikan dukungan penuh.




