Skip to content
getnews.001 White logo GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

getnews.001 White logo GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

  • AMBARA
  • ANALISIS GETNEWS
  • INSIDE INDONESIA
  • GET INSIGHT
  • GET SPORT
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • GET CORNER
  • OASE
  • LITERASI ANOMALI
  • NEWS
  • Nusa Tenggara Barat
  • AMBARA
  • ANALISIS GETNEWS
  • INSIDE INDONESIA
  • GET INSIGHT
  • GET SPORT
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • GET CORNER
  • OASE
  • LITERASI ANOMALI
  • NEWS
  • Nusa Tenggara Barat
Close

Search

getnews.001 White logo GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

getnews.001 White logo GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

  • AMBARA
  • ANALISIS GETNEWS
  • INSIDE INDONESIA
  • GET INSIGHT
  • GET SPORT
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • GET CORNER
  • OASE
  • LITERASI ANOMALI
  • NEWS
  • Nusa Tenggara Barat
  • AMBARA
  • ANALISIS GETNEWS
  • INSIDE INDONESIA
  • GET INSIGHT
  • GET SPORT
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • GET CORNER
  • OASE
  • LITERASI ANOMALI
  • NEWS
  • Nusa Tenggara Barat
Close

Search

PENDIDIKAN

Temuan SPI Pendidikan 2026: KPK Soroti 39,68 Persen Mahasiswa Masih Melakukan Plagiarisme

By Redaksi GETNEWS.
5 November 2026 2 Min Read
0

​JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merilis temuan dimensi karakter dalam Survei Penilaian Integritas (SPI) Pendidikan Tahun 2026 yang menyoroti potret kerentanan integritas akademik di lingkungan perguruan tinggi dan satuan pendidikan nasional.

​Berdasarkan data riset SPI Pendidikan 2026, tercatat sebanyak 39,68 persen peserta didik (mahasiswa) terdeteksi masih melakukan tindakan plagiarisme dalam penyelesaian tugas maupun karya ilmiah.

​Rilis survei ini menegaskan pentingnya evaluasi mendalam terhadap ekosistem pembelajaran guna mencegah pelunturan nilai-nilai integritas sejak dari dalam ruang kelas.

​

Audit Strategis: Data Dimensi Karakter SPI Pendidikan Tahun 2026 (KPK)

​
Indikator Integritas AkademikPersentase TemuanImplikasi & Deskripsi Fenomena
Penggunaan Jasa Pihak Lain (Joki Tugas)90,88%Perguruan tinggi memiliki mahasiswa yang membayar pihak ketiga untuk menyelesaikan tugas akhir.
Pelanggaran Tata Tertib77,57%Peserta didik terbukti melakukan pelanggaran terhadap aturan tata tertib institusi.
Indisiplin Tenaga Pendidik76,85%Satuan pendidikan melaporkan adanya tenaga pendidik yang terlambat masuk kelas tanpa alasan jelas.
Pencantuman Nama Tanpa Kontribusi55,36%Tenaga pendidik di perguruan tinggi mencantumkan nama dalam penelitian tanpa memberikan kontribusi nyata.
Budaya Menyotek Kondisional48,39%Peserta didik ikut menyotek ketika melihat orang lain atau rekannya melakukan kecurangan.
Tindakan Plagiarisme39,68%Praktik penjiplakan karya ilmiah dan tugas masih terus dilakukan oleh peserta didik.
​

*Sumber: Hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) Pendidikan Tahun 2026 / KPK RI (Data Diolah per November 2026)

Maraknya Joki Tugas Akhir dan Ketimpangan Perilaku Akademik

​Selain temuan persentase plagiarisme, riset SPI Pendidikan 2026 memaparkan potret yang mengkhawatirkan terkait praktik perjokian di lingkungan perguruan tinggi. Sebesar 90,88 persen perguruan tinggi tercatat memiliki mahasiswa yang memanfaatkan jasa pihak ketiga (joki) berbasis pembayaran untuk menyelesaikan tugas akhir maupun skripsi.

​Di sisi lain, keteladanan tenaga pendidik turut menjadi perhatian. Rapor temuan menunjukkan 76,85 persen satuan pendidikan melaporkan kasus keterlambatan mengajar tanpa alasan sah, serta 55,36 persen tenaga pendidik perguruan tinggi ditemukan mencantumkan nama dalam publikasi penelitian (guest authorship) tanpa memberikan kontribusi substantif.

​Rekomendasi KPK: Memperkuat Ekosistem Kelas Berintegritas

​Atas temuan-temuan krusial tersebut, Komisi Pemberantasan Korupsi menyampaikan paket evaluasi dan rekomendasi perbaikan secara menyeluruh kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi serta seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) pendidikan.

​Langkah perbaikan difokuskan pada penguatan pengawasan internal institusi, penegakan sanksi tata tertib yang tegas, perbaikan tata kelola riset, serta pembentukan ekosistem pembelajaran yang secara aktif menanamkan kejujuran dan kompetensi sejak dini di dalam ruang kelas.

Distribute Strategic Insight
WHATSAPP
X-POST
FACEBOOK

Tags:

Evaluasi karakter civitas akademika KPKIntegritas akademik perguruan tinggi kpk go idPlagiarisme mahasiswa dan joki tugas akhirTemuan SPI Pendidikan KPK 2026
Author

Redaksi GETNEWS.

Follow Me
Other Articles
Kapal penyeberangan Kayangan-Tano (GETNEWS.)
Previous

Urai Antrean Panjang Kayangan-Poto Tano, Pemprov NTB Evaluasi Penyeberangan dan Syahbandar

Next

Antara Tertib Administrasi, Manajemen Risiko SPPG, dan Transparansi Program MBG

No Comment! Be the first one.

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • get privacy
    Copyright 2026 GETMEDIA GROUP