Jawa Timur PENDIDIKAN

155 Siswa dari 6 Negara ikuti Kompetisi Sains dan Matematika di Bojonegoro

Bojonegoro, getnews – Suasana antusias menyelimuti ruang utama Hotel Aston Bojonegoro, tempat pelaksanaan Asian Science and Mathematics Olympiad for Primary and Secondary Schools (ASMOPSS) ke-15 yang berlangsung pada Rabu (12/11/2025).

Ajang ini mempertemukan ratusan pelajar dari berbagai negara di Asia dalam kompetisi sains dan matematika tingkat internasional.

Peserta ASMOPSS ke-15 berjumlah 155 siswa dan 83 pendamping dari enam negara, yaitu Indonesia, Korea, Filipina, Malaysia, Thailand, dan Vietnam. Sebanyak 52 siswa berasal dari Indonesia, termasuk 12 siswa asal Kabupaten Bojonegoro yang turut berpartisipasi.

Kompetisi mencakup kategori individu dan tim untuk bidang Sains dan Matematika, baik tingkat SD maupun SMP. Selain itu, diberikan penghargaan khusus bagi siswa terbaik asal Kabupaten Bojonegoro.

Peserta dari negara-negara seperti Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam, Filipina, dan Kazakhstan tampak serius mengikuti rangkaian lomba individu. Mereka duduk berjajar rapi di ruang ujian, siap mengerahkan kemampuan terbaik dalam menghadapi soal-soal olimpiade yang menantang.

Baca juga: Olimpiade Sains Asia Bangkitkan Semangat Generasi Emas Bojonegoro

Dengan mengusung tema “Building Future Scientists through Collaboration and Excellence”, ASMOPSS bukan hanya menjadi arena adu prestasi, tetapi juga ruang untuk menumbuhkan semangat kolaborasi dan persahabatan antarbangsa.

Selain kompetisi individu, ASMOPSS juga menghadirkan sesi team challenge, pertukaran budaya, dan kunjungan edukatif yang dirancang khusus untuk para peserta internasional. Kegiatan ini bertujuan memberikan pengalaman menyeluruh yang mencakup pengembangan akademik, pemahaman lintas budaya, dan jejaring antar pelajar.

Salah satu peserta asal Indonesia, Hiskian, menyampaikan rasa bangganya bisa berpartisipasi dalam ASMOPSS ke-15.

“Ini pertama kalinya saya datang ke Bojonegoro dan juga ikut ASMOPSS. Saya sangat senang bisa menjadi bagian dari kegiatan ini,” ujar Hiskian dengan antusias.

Ia berharap, ke depan ASMOPSS dapat menjangkau lebih banyak peserta dan negara agar menjadi ajang pertukaran ilmu dan budaya yang semakin luas.

“Semoga ke depannya peserta ASMOPSS makin banyak dan lebih banyak negara yang ikut. Jadi kita bisa punya banyak teman dan belajar dari budaya negara lain,” tambahnya.

Hiskian juga mengaku telah mempersiapkan diri dengan serius melalui belajar intensif, mengikuti les tambahan, serta memperbanyak doa.

“Bagi saya, ASMOPSS bukan hanya soal kompetisi, tetapi juga pengalaman, pertemanan, dan memperluas wawasan,” tuturnya.

Dengan antusiasme peserta dan ragam kegiatan yang berkualitas, ASMOPSS 2025 di Bojonegoro diharapkan mampu mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki semangat kolaborasi dan toleransi global. (fif/nn)

Foto cover: Para peserta ASMOPSS serius mengikuti kompetisi yang digelar di Bojonegoro, Rabu (12/11/2025)/Foto: Diba

infopublik.id