GET INFO

707 Menara BTS Dipulihkan dalam 24 Jam, Warga Sumatra Utara hingga Aceh Akhirnya Tersambung Lagi

Ilustrasi (dbs/int)

Jakarta, GETNEWS – Ada kabar melegakan datang dari Sumatra. Setelah sempat terputus total akibat banjir dan longsor, warga di sejumlah wilayah di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat akhirnya dapat kembali menghubungi keluarga. Kabar gembira ini tercipta berkat kerja keras tim pemulihan yang berhasil menghidupkan 707 menara BTS dalam waktu 24 jam!

​Dalam sehari semalam, tim gabungan Kementerian Komunikasi dan Digital bersama operator seluler berlomba dengan waktu memulihkan jaringan yang hancur.

Keajaiban 24 Jam: Ratusan Menara Menyala Lagi

​Total menara yang mengalami gangguan mencapai 2.463 site. Namun, hingga Sabtu (29/11/2025) dini hari, 707 menara telah kembali beroperasi normal, menyisakan 1.756 menara yang masih dalam proses perbaikan.

​Pemulihan ini memberikan napas lega bagi warga, terutama di wilayah berikut:

  • Aceh: 564 menara berhasil dipulihkan.
  • Sumatra Utara: 112 menara kembali beroperasi.
  • Sumatra Barat: 31 menara berhasil dihidupkan.

Melawan Longsor: Jalur ‘Backbone’ Kritis Berhasil Disambungkan

​Tantangan pemulihan bukan hanya pada menara, tetapi juga pada jalur urat nadi komunikasi (backbone) yang sempat putus total akibat longsor.

​Kabar baiknya, jalur backbone kritis di Sumatra Utara yang menyambungkan ruas Rantau – Padang Sidempuan dan ruas Sibolga – Barus – Manduamas telah berhasil disambungkan kembali! Begitu pula dengan jalur di ruas Banda Aceh – Bireun dan Samalanga yang kini dilaporkan telah pulih dan beroperasi normal.

​Saat ini, Kementerian Komunikasi dan Digital terus bekerja maraton berkoordinasi dengan operator seluler untuk menuntaskan pemulihan terhadap 1.756 menara BTS yang tersisa.

​Keberhasilan pemulihan cepat ini memastikan bahwa di tengah tantangan bencana alam, akses komunikasi tetap menjadi prioritas utama. Warga Sumatra, Anda tidak sendirian—tim teknis bekerja keras agar suara Anda kembali terdengar. (Emha)

infopublik.id