Nusa Tenggara Barat

Kualitas Layanan Kesehatan NTB Diakui Pusat! NTB Sabet Penghargaan Kemendagri, Cek Kesehatan Gratis Tembus 95%

Dok. HUMAS NTB

JAKARTA, getnews – Reformasi layanan kesehatan di Nusa Tenggara Barat (NTB) berbuah manis. Pemerintah Pusat melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menganugerahkan penghargaan kepada Provinsi NTB sebagai Pemenang Kategori Perbaikan Akses dan Kualitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Provinsi dengan Fiskal Sedang.

​Penghargaan bergengsi ini diterima langsung oleh Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, di Hotel Borobudur, Jakarta, (1/12).

Bukti Nyata Reformasi: Cek Kesehatan Gratis Tembus 95%

​NTB dinilai unggul karena menunjukkan peningkatan signifikan di sektor kesehatan, melampaui rata-rata nasional pada beberapa indikator kunci:

  • Layanan Cek Kesehatan Gratis: Mencapai capaian luar biasa, 95,17%.
  • Akses dan Pelayanan Kesehatan Umum: Mencatat capaian 86,68%.
  • Layanan Puskesmas: Seluruh Puskesmas telah menerapkan Layanan Primer Terintegrasi Berbasis Klaster dengan tingkat implementasi 79,87%, di atas rata-rata nasional.

​Gubernur Iqbal menjelaskan, penilaian Kemendagri sangat objektif, turut mempertimbangkan peningkatan kelas Rumah Sakit Manangbai dari C ke B dan penguatan layanan di Rumah Sakit Kota Bima.

Penghargaan sebagai Motivasi, Bukan Akhir Perjuangan

​Gubernur NTB menyampaikan rasa syukur atas penghargaan tersebut sebagai bentuk pengakuan atas kerja kolektif seluruh jajaran Pemprov NTB.

“Alhamdulillah kita diberikan penghargaan, apresiasi, artinya terhadap upaya-upaya yang kita lakukan untuk meningkatkan di sektor kesehatan,” kata Gubernur.

​Ia menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukanlah akhir, melainkan pemicu semangat bagi lima rumah sakit milik provinsi untuk terus memperbaiki layanan.

​“Saya kira ini masih di tahap yang awal sekali, kalau di tahap awal ini kita sudah mendapatkan apresiasi, tentu saja itu memotivasi dan menyemangati,” tutupnya.

​Mendagri Tito Karnavian sendiri menegaskan bahwa pemberian reward ini merupakan strategi pusat untuk mendorong persaingan positif antardaerah dalam memberikan pelayanan publik terbaik bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *