DIGITAL PARLEMEN

Jaringan Internet Merata di Bali dan Wilayah 3T: Komisi I DPR RI Pantau Langsung Infrastruktur Digital BAKTI

Ilustrasi Desa Digital, Hashtagnews.id/Ishak2023

GIANYAR, getnews – Komisi I DPR RI melakukan kunjungan kerja spesifik ke SD Negeri 1 Sumita, Gianyar, Bali, untuk meninjau langsung progres pembangunan infrastruktur digital yang digarap oleh Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

​Kunjungan ini bertujuan memastikan jaringan internet yang dibangun berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata, khususnya di sektor pendidikan.

Fokus Perluasan Akses: Bukan Hanya Wilayah 3T

​Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta, yang memimpin kunjungan tersebut, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur digital tidak hanya difokuskan pada wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal), tetapi juga mencakup daerah yang secara komersial sulit dijangkau atau memiliki kondisi geografis menantang, seperti di Bali.

“Di Bali, tercatat ada sekitar 50 titik infrastruktur yang diinisiasi BAKTI, termasuk salah satunya di Gianyar. Keberadaan internet di sekolah seperti SD Negeri 1 Sumita sangat penting untuk mendukung kegiatan belajar mengajar,” ujar Sukamta.

​Politisi Fraksi PKS ini menekankan bahwa setelah dibangun, infrastruktur digital harus dimanfaatkan secara maksimal, termasuk di puskesmas, pemerintahan desa, dan fasilitas umum lainnya, bahkan hingga kelompok tani, agar akses internet dirasakan merata oleh seluruh warga.

Konektivitas dari Sabang hingga Merauke

​Komisi I DPR RI telah memantau pembangunan infrastruktur digital secara luas, termasuk di NTT dan wilayah rawan bencana seperti Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.

​Sukamta menutup dengan menegaskan kewajiban negara untuk memastikan konektivitas digital yang merata:

​”Mereka berharap pemasangan internet darurat di kawasan bencana dapat segera menyambungkan kembali layanan komunikasi masyarakat. Seluruh warga negara berhak mendapatkan akses internet yang merata, dan negara berkewajiban memastikan konektivitas dari Sabang hingga Merauke.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *