Kota Mataram

Permintaan MBG Picu Kenaikan Harga Ayam: Disdag Mataram Soroti Stok Minyak Goreng Tersendat Jelang Nataru

MATARAM, getnews – Dinas Perdagangan Kota Mataram menggelar Rapat Koordinasi (Rakord) dengan distributor dan pelaku usaha barang kebutuhan pokok (Bapok) untuk memastikan stabilitas pasokan dan harga menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

​Rakord ini menyoroti dua komoditas utama yang mengalami kenaikan harga signifikan dan ketersediaan yang tersendat: daging ayam ras dan Minyakita.

​Kabid Pengendalian Bapokting dan Pengembangan Perdagangan Luar Negeri Dinas Perdagangan Kota Mataram, Sri Wahyunida, menyebut kenaikan harga ayam dipicu oleh tingginya permintaan pasar, yang salah satunya didorong oleh kebutuhan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Dari salah satu dapur, kebutuhan ayam mencapai 380 kilogram per hari. Dalam seminggu, satu dapur membutuhkan 1 ton 80 kilogram. Ini tentu mempengaruhi ketersediaan pasokan,” ujarnya, menegaskan koordinasi dengan pelaku usaha harus diintensifkan.

Faktor Ganda Kelangkaan Minyakita

​Komoditas Minyakita dilaporkan mengalami kelangkaan dengan faktor ganda:

  1. Bantuan Pangan: Manager Bisnis Bulog Kanwil NTB, Kurnia Rahmawati, menjelaskan bahwa stok terserap besar untuk program bantuan pangan pemerintah (2 liter per keluarga penerima manfaat) selama periode Oktober–November 2025.
  2. Biaya Distribusi: Desak Nyoman Suarthi dari CV Semangat Kita menyebut alokasi untuk pasar umum berkurang karena biaya distribusi tidak sebanding dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

​Meskipun demikian, CV Daya Abadi menyebut telah memiliki stok sekitar 2.000 karton dan siap mendistribusikannya ke ritel Mataram pekan ini, sambil menunggu pengiriman lanjutan dari pabrik.

Polresta Mataram Pantau Ketersediaan Hingga Pasca-Lebaran

​Kasat Reskrim Polresta Mataram, AKP Regi Halili, menegaskan hasil pengecekan lapangan menunjukkan pasokan komoditas pangan masih mencukupi. Namun, ia mewanti-wanti bahwa pembatasan bibit ayam (DOC) hingga 40 persen untuk kebutuhan MBG dan kenaikan harga pakan diprediksi dapat memengaruhi harga ayam hingga Maret 2026, pasca-Lebaran.

​Sekretaris Dinas Perdagangan Kota Mataram, H. Fajar Pamungkas, menutup rakor dengan meminta dukungan distributor dalam pelaksanaan Pasar Rakyat selama delapan hari mulai 8 Desember 2025, sebagai upaya menjaga stabilitas pangan dan keamanan menjelang Nataru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *