Dompu

Lawan Kenakalan Remaja! Dompu Gelar Festival Literasi Tiga Hari, Pj Sekda Desak Kolaborasi dan Konten Positif

DOMPU, getnews – Pemerintah Kabupaten Dompu melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah menggelar Festival Literasi selama tiga hari, 9–11 Desember 2025, di halaman Gedung Cluster II Dompu. Acara ini mengusung tema besar “Literasi Membuka Jendela Dunia Mewujudkan Masyarakat Berpengetahuan dan Berdaya Saing Demi Dompu Maju.”

​Pejabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Dompu, H. Khairul Insyan, yang membuka acara, menegaskan bahwa gerakan literasi ini adalah solusi penting untuk mengatasi masalah sosial yang marak.

“Kami melihat para literasi-literasi lahir dan banyak sekali hadir komunitas-komunitas literasi berkumpul dan mendiskusikan pola seperti apa dalam merubah karakter generasi anak kita saat ini,” ujar Pj Sekda, Selasa (9/12/2025).

Literasi Bukan Seremonial: Solusi Kenakalan Remaja

​Pj Sekda Khairul Insyan menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi mencari solusi nyata atas maraknya kenakalan anak remaja. Ia mendesak agar tugas pembinaan karakter ini dilakukan secara kolektif.

“Tugas ini bukan hanya tugas orang tua, guru tapi ini adalah tugas kita semua, terutama pemerintah daerah dalam hal ini harus ada kolaborasi yang kuat,” tambahnya.

​Beliau juga berpesan kepada para media agar kiranya bisa menyampaikan hal-hal yang bersifat positif dan edukasi yang bermanfaat, khususnya untuk anak remaja, dalam upaya meningkatkan kualitas dan identitas diri.

600 Peserta dan Peluncuran Buku Antologi Dompu

​Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah, Ir. Wahdin, M.Si., melaporkan bahwa festival ini diikuti oleh sekitar 600 peserta dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar SD, SMP, SMA, mahasiswa, guru, komunitas literasi, penggiat UKM, hingga ASN.

Rangkaian acara selama tiga hari meliputi:

  • Hari Pertama (9 Des): Pembukaan, Telewicara Literasi, penyerahan hadiah lomba, Launching buku Antologi Dompu, dan kunjungan lapak literasi UKM.
  • Hari Kedua: Penampilan monolog, demonstrasi pembaca nyaring, penayangan video konten, dan lomba bertutur.
  • Hari Ketiga: Lomba mewarnai anak-anak TK, mendongeng, dan penutupan.

​Festival Literasi ini diharapkan menjadi momentum berkelanjutan dalam membangun karakter generasi muda Dompu menjadi pribadi yang cerdas, tanggap, dan tangkas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *