INDONESIA INSIGHTS

Jelang Nataru 2026: Gubernur NTB Kencangkan Kesiapsiagaan Bencana, Command Center BPBD Diminta Aktif Penuh

Dok. Kominfo NTB

Pemprov NTB Bersama Forkopimda Susun Contingency Plan Komprehensif, Prioritaskan Keamanan dan Mitigasi di Destinasi Wisata.

​Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) secara proaktif mulai mengencangkan kesiapsiagaan menghadapi potensi risiko bencana dan memastikan keamanan jelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026. Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, memimpin rapat koordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan berbagai pemangku kepentingan untuk menetapkan status aman dan siap di seluruh wilayah.

​Tindakan proaktif ini penting mengingat mobilitas wisatawan selalu meningkat drastis pada periode libur panjang, yang berpotensi meningkatkan risiko di destinasi-destinasi wisata.

​Command Center BPBD Diaktifkan Penuh

​Dalam arahannya, Gubernur Iqbal secara spesifik menugaskan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB untuk mengaktifkan Command Center secara penuh.

  • Tujuan Aktivasi: Langkah ini dinilai penting untuk memantau informasi dini kebencanaan di wilayah NTB.
  • Contingency Plan: Gubernur menekankan pentingnya penyusunan Contingency Plan (Rencana Kontinjensi) yang komprehensif, khususnya untuk wilayah wisata utama di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa.
  • Skenario Terburuk: Menurutnya, kesiapan menghadapi skenario terburuk adalah kunci agar pemerintah daerah mampu bergerak cepat dan efektif jika terjadi situasi darurat.

​Perkuat Koordinasi Lintas Sektor

​Gubernur Iqbal menginstruksikan Forkopimda dan stakeholder terkait untuk memperkuat koordinasi hingga tingkat kabupaten dan kota.

  • Perencanaan Detail: Perencanaan teknis, langkah antisipasi, hingga mitigasi lapangan harus disusun secara detail dan realistis.

​Menjalankan Mandat Manggala Bhumi

​Instruksi Gubernur Iqbal ini adalah implementasi nyata dari mandatnya sebagai Manggala Bhumi (Sang Penjaga Bumi) untuk menjaga kelestarian alam dan menjamin keselamatan masyarakat.

Kesiapsiagaan Nataru bukan hanya soal keamanan, tetapi juga soal perlindungan alam dan manusia, yang menjadi komitmen utama Pemprov NTB.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *