Bank NTB Syariah menegaskan komitmennya sebagai motor penggerak ekonomi syariah dan penguatan UMKM di NTB dengan penandatanganan pembiayaan Koperasi Merah Putih secara serentak. Penyaluran total pembiayaan Rp85 juta dengan akad murabahah ini menjadi implementasi nyata dari tema Rapat Kerja (Raker) Bank NTB Syariah, Back On Track Menuju Jalan Berkah Bermakna.
1. Implementasi Pembiayaan Syariah untuk Kesejahteraan Dasar
Pembiayaan ini difokuskan pada empat koperasi di Lombok yang strategis, antara lain Koperasi Desa Merah Putih Ranjok dan Koperasi Kelurahan Merah Putih Ampenan Utara.
- Skema dan Tujuan: Skema yang digunakan adalah pembiayaan murabahah (jual beli) untuk modal kerja atau usaha, khususnya pembelian dan pengadaan barang dagang berupa sembako.
- Dampak Langsung: getnews menilai, fokus pada sembako (kebutuhan dasar masyarakat) menunjukkan Bank NTB Syariah berupaya memperkuat aktivitas ekonomi koperasi sekaligus menjawab kebutuhan dasar masyarakat. Ini adalah langkah efektif untuk menstabilkan harga komoditas di tingkat desa/kelurahan.
- Jangka Waktu: Pembiayaan dengan jangka waktu 24 bulan memberikan ruang yang cukup bagi koperasi untuk memutar modal dan mengembangkan usaha secara berkelanjutan.
2. Ujian Filosofi Berkah Bermakna
Direktur Utama Bank NTB Syariah, Nazaruddin, menegaskan bahwa bank tidak hanya mengejar pertumbuhan bisnis semata, tetapi berkomitmen menghadirkan keberkahan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
- Dualitas Tujuan: Filosofi yang diusung adalah “keberkahan bagi institusi dan makna nyata bagi masyarakat”. Hal ini menantang Bank NTB Syariah untuk membuktikan bahwa pembiayaan ini bukan hanya mendatangkan profit bank (murabahah) tetapi juga dampak sosial yang terukur.
- Implementasi Visi Gubernur: Penandatanganan yang disaksikan langsung oleh Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal, memberikan bobot politik dan menegaskan bahwa program ini sejalan dengan visi pembangunan ekonomi regional.
Kesimpulan INDONESIA INSIGHTS
Penyaluran pembiayaan kepada Koperasi Merah Putih merupakan langkah strategis yang mengaitkan Bank NTB Syariah langsung dengan penguatan UMKM dan stabilitas harga kebutuhan pokok di tingkat akar rumput. Keberhasilan program ini akan menjadi tolok ukur implementasi good corporate governance dan membuktikan bahwa Bank NTB Syariah mampu mewujudkan filosofi keberkahan melalui dukungan pembiayaan yang berkelanjutan.
Tim Redaksi




