JAKARTA, GETNEWS. – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) resmi meluncurkan Satuan Tugas Posko Bersama untuk mengawal kualitas layanan telekomunikasi selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Langkah ini diambil guna mengantisipasi lonjakan trafik data yang diprediksi naik hingga 30 persen dibandingkan hari biasa.
Dirjen Infrastruktur Digital Kemkomdigi, Wayan Toni Supriyanto, menegaskan bahwa fokus utama tahun ini adalah memastikan kelancaran komunikasi di pusat transportasi, kawasan wisata, serta jalur mudik utama di seluruh Indonesia.
Kesiapan Infrastruktur Digital Nataru 2025/2026
Operasi siaga ini berlangsung selama 17 hari, mulai 19 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, dengan rincian kekuatan sebagai berikut:
| Komponen Kekuatan | Jumlah / Fasilitas | Fungsi Utama |
|---|---|---|
| Total Posko Siaga | 255 Titik | Pusat koordinasi, monitoring layanan, dan customer service. |
| Posko Spektrum Radio | 35 Titik Utama | Pengawasan frekuensi di bandara, pelabuhan, dan pusat transportasi. |
| Alat Monitoring Mobile | Land Rover & E-7 Box | Mendeteksi gangguan frekuensi dan evaluasi performa operator (QoS). |
| Layanan Darurat 112 | 180 Wilayah | Mencakup DKI Jakarta dan 179 kabupaten/kota untuk bantuan darurat. |
Inovasi dan Monitoring Real-Time
Kemkomdigi menerapkan sistem pelaporan statistik dan drive test yang datanya diolah di Pusat Monitoring Telekomunikasi (PMT). Hasil evaluasi kualitas sinyal disampaikan kepada operator seluler setiap dua jam sekali agar perbaikan bisa dilakukan secara instan jika terjadi penurunan kualitas.
Selain itu, aspek keselamatan masyarakat menjadi prioritas melalui:
- Point of Interest (POI): Optimalisasi sinyal di lokasi wisata dan penyediaan Mobile BTS.
- SMS Blast: Informasi peringatan dini bencana di 78 titik rawan di seluruh Indonesia.
- Layanan Bebas Gangguan: Menjaga spektrum frekuensi radio agar navigasi transportasi tetap aman dari interferensi.
Apresiasi untuk Petugas Lapangan
Dirjen Wayan memberikan apresiasi khusus kepada Balai Monitoring (Balmon) SFR yang tetap bertugas di saat masyarakat lain berlibur. Koordinasi intensif ini diharapkan dapat menjamin kenyamanan masyarakat dalam berkomunikasi tanpa kendala teknis berarti selama momen pergantian tahun.
infopublik.id




