Skip to content
getnews.001 White logo GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

getnews.001 White logo GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

  • AMBARA
  • ANALISIS GETNEWS
  • INSIDE INDONESIA
  • GET !NSIGHT
  • GET SPORT
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • GET CORNER
  • OASE
  • LITERASI ANOMALI
  • NEWS
  • AMBARA
  • ANALISIS GETNEWS
  • INSIDE INDONESIA
  • GET !NSIGHT
  • GET SPORT
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • GET CORNER
  • OASE
  • LITERASI ANOMALI
  • NEWS
Close

Search

getnews.001 White logo GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

getnews.001 White logo GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

  • AMBARA
  • ANALISIS GETNEWS
  • INSIDE INDONESIA
  • GET !NSIGHT
  • GET SPORT
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • GET CORNER
  • OASE
  • LITERASI ANOMALI
  • NEWS
  • AMBARA
  • ANALISIS GETNEWS
  • INSIDE INDONESIA
  • GET !NSIGHT
  • GET SPORT
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • GET CORNER
  • OASE
  • LITERASI ANOMALI
  • NEWS
Close

Search

Lombok Barat

Lombok Barat Perangi Anak Putus Sekolah Akibat Dampak Sosial TKI

By ilham pitriyadi maulana
12 Desember 2025 2 Min Read
0

​LOMBOK BARAT, GETNEWS. – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lombok Barat mengambil langkah agresif untuk menekan angka Anak Tidak Sekolah (ATS) dan Anak Putus Sekolah (APS). Di bawah kepemimpinan Drs. M. Hendrayadi, Dikbud merumuskan strategi kolaboratif dengan Pemerintah Desa dan Dinas Sosial melalui penguatan “Sekolah Rakyat”.

​Fenomena putus sekolah di Lombok Barat teridentifikasi bukan sekadar masalah kemiskinan, melainkan dampak sosial dari pola migrasi tenaga kerja (TKI) yang memicu kerentanan pola asuh anak.

​Anatomi Masalah Pendidikan di Lombok Barat

​Berdasarkan data terbaru (Desember 2025), akar masalah pendidikan di wilayah ini membentuk rantai masalah sosial yang kompleks:

Akar MasalahDampak Berantai
Dampak Migrasi TKIAnak dititipkan ke nenek/tetangga karena ibu menjadi TKI dan ayah tidak jelas keberadaannya.
Anomali DokumenBanyak anak usia SMP tidak bisa mendapat ijazah karena dokumen kependudukan anomali (efek pernikahan dini).
Perkawinan AnakTingginya kasus ibu melahirkan di usia 14 tahun yang memutus akses pendidikan formal.

Tiga Langkah Intervensi Dikbud Lobar

​Meski tantangan berat, Rata-Rata Lama Sekolah (RLS) Lombok Barat menunjukkan tren positif, naik dari 6,8 menjadi 7,7. Untuk menjaga tren ini, pemerintah daerah menerapkan:

  1. ​Sekolah Rakyat & Kolaborasi Dinsos: Menghimpun data anak terisolir untuk disekolahkan kembali sebagai langkah intervensi terakhir.
  2. ​Program Keaksaraan & Selaras: Menjaring masyarakat usia di atas 25 tahun untuk mengikuti pendidikan kesetaraan (Paket A, B, dan C).
  3. ​Kebijakan Afirmasi Ijazah: Membantu proses administrasi bagi anak dengan data anomali, dengan catatan bersedia mengulang kelas 6 untuk validasi akademik.

​“Kami sedang mencoba menghimpun data melalui kerjasama dengan desa untuk anak-anak yang terisolir. Ini adalah komitmen untuk mengatasi akar masalah sosial yang selama ini menghambat masa depan mereka,” tegas M. Hendrayadi.

Distribute Strategic Insight
WHATSAPP
X-POST
FACEBOOK

Tags:

Lombok Barat Perangi Anak Putus Sekolah
Author

ilham pitriyadi maulana

Follow Me
Other Articles
Kapolri Jenderal Listyo Sigit (istimewa)
Previous

Bertentangan dengan MK: Kapolri ‘Nekat’ Teken Perpol No. 10/2025 yang Buka Pintu Polisi Aktif Masuk 17 Kementerian atau Lembaga Sipil

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, Eko Sri Yuliadi
Next

Bangkitkan Industri Legendaris: Diskopindag Apresiasi Festival Keramik Dinoyo, Siap Kembangkan Jadi Pusat Kerajinan

No Comment! Be the first one.

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • get privacy
    Copyright 2026 GETMEDIA GROUP