EKONOMI

Baru 7 Hari Diluncurkan, Kanal “Debottlenecking” Satgas P2SP Langsung Eksekusi 10 Aduan

Dalam rapat yang diselenggarakan pada Selasa (23/12), Satgas P2SP menghadirkan dua pelaku usaha yang mengajukan pengaduan untuk dibahas secara langsung bersama Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. (Dok. Kemenkeu/Biro KLI/getnews)

JAKARTA, GETNEWS. – Satuan Tugas Percepatan Program Strategis Pemerintah (Satgas P2SP) menunjukkan taringnya dalam menciptakan iklim usaha yang responsif. Hanya sepekan sejak diluncurkan, Kanal Debottlenecking telah menerima 10 pengaduan krusial dari pelaku usaha. Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, bahkan memimpin langsung rapat koordinasi lintas kementerian pada Selasa (23/12) untuk membedah sumbatan pembiayaan dan regulasi secara tatap muka dengan pengusaha.

​Kanal ini menjadi saluran “jalur cepat” bagi investor yang selama ini terjebak dalam birokrasi atau kendala teknis di lapangan.

Sorotan Utama Aduan Perdana di Kanal Debottlenecking

​Dua kasus besar menjadi fokus utama pembahasan guna memberikan kepastian hukum dan operasional bagi proyek strategis nasional.

Pelaku Usaha / ProyekHambatan yang DiadukanLangkah Satgas P2SP
PSEL Benowo (Energi Sampah)Kendala terkait Bantuan Layanan Sampah PSEL (BLSP).Koordinasi lintas K/L untuk sinkronisasi bantuan layanan sampah.
PT Mayer IndonesiaPermasalahan pembiayaan dan piutang terkait BPJS Ketenagakerjaan.Mediasi langsung dengan Menkeu untuk mencari solusi pembiayaan.
Statistik Kanal10 Aduan Masuk dalam 7 hari pertama.Target identifikasi hambatan secara cepat dan terkoordinasi.

Komitmen Transparansi lintas Kementerian

​Menteri Keuangan menekankan bahwa kehadiran kementerian dan lembaga terkait dalam rapat tersebut bertujuan untuk memotong jalur birokrasi yang panjang. Kanal debottlenecking diharapkan bukan hanya menjadi tempat curhat pengusaha, melainkan mesin eksekusi yang memberikan solusi win-win bagi pemerintah dan swasta.

Menciptakan Ekosistem Usaha yang Sehat

​Langkah Satgas P2SP ini selaras dengan arahan Presiden Prabowo untuk memastikan semua program strategis berjalan tanpa gangguan administratif yang tidak perlu. Dengan keterlibatan langsung Menkeu dan Menko Perekonomian, kanal ini diproyeksikan menjadi pilar utama dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional di tahun 2026.

Kemenkeu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *