Nasional Peristiwa

Aceh Pacu Huntara: Hunian Tahan Bencana Targetkan Rampung dalam 10 Hari

Foto udara, lahan yang telah dibersihkan untuk pembangunan hunian sementara bagi korban bencana banjir bandang di Karang Baru, Aceh Tamiang, Aceh, Sabtu (20/12/2025). Pemerintah mempersiapkan lahan milik Pemkab Aceh Tamiang dan lahan perkebunan perusahaan untuk dibangun tempat hunian sementara korban bencana banjir bandang. ANTARA FOTO/Irwansyah Putra/foc. (Getnews.)

(Executive Summary: The Aceh Provincial Government, in collaboration with BNPB, has accelerated the construction of Temporary Shelters (Huntara) for disaster victims in several districts, including Pidie Jaya and Aceh Utara. With a rapid construction period of 3 to 10 days per unit, the project prioritizes victims with lost or heavily damaged homes, focusing on relocation to safe zones verified by BMKG.)

ACEH, GETNEWS. — Pemerintah Provinsi Aceh resmi memulai fase implementasi pembangunan Rumah Hunian Sementara (Huntara) bagi warga terdampak bencana besar di wilayah Serambi Mekkah. Langkah ini diambil setelah koordinasi intensif dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencapai kesepakatan desain final.

Kecepatan Konstruksi: Target 10 Hari

​Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Aceh, T. Aznal Zahri, mengungkapkan bahwa proses pembangunan ini dirancang sangat efisien. Di Pidie Jaya, material bangunan sudah masuk dan konstruksi dinding serta atap mulai dipasang hari ini.

  • Waktu Pengerjaan: 3 hingga 10 hari tergantung jumlah unit.
  • Lokasi Prioritas: Pidie Jaya, Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Aceh Utara.
  • Kriteria Penerima: Warga dengan kategori rumah rusak berat, rumah hilang, atau warga yang wajib relokasi.

Relokasi Strategis: Menggandeng BMKG

​Pemprov Aceh tidak ingin gegabah dalam membangun. Aznal menegaskan bahwa seluruh lahan relokasi harus berstatus clear and clean serta telah melalui verifikasi keamanan dari BMKG.

“Tidak mungkin Huntara dibangun tanpa kejelasan siapa yang akan menempati. Ini hunian relokasi, tidak boleh dibangun di lokasi yang masih rawan bencana,” tegas Aznal di Kantor Gubernur Aceh, Rabu (24/12).

DASHBOARD PROYEK HUNTARA ACEH 2025

INFO PEMBANGUNAN HUNTARA ACEH

🛠️ Status: Implementasi Tahap Awal

⏱️ Estimasi: 3 – 10 Hari / Unit

📍 Fokus: Relokasi Zona Aman (BMKG Checked)

Analisis Insights: Integrasi Mitigasi dan Rehabilitasi

​Gebrakan ini menunjukkan peningkatan standar mitigasi pascabencana di Indonesia. Dengan melibatkan BMKG dalam penentuan lokasi Huntara, pemerintah berupaya memutus rantai risiko bencana berulang. Bagi masyarakat, kecepatan pembangunan Huntara adalah kunci untuk memulihkan martabat dan stabilitas psikologis setelah kehilangan tempat tinggal.

infopublik.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *