Executive Summary
Getnews+ Policy Analysis underscores a significant shift in legislative oversight as the House of Representatives (DPR RI) establishes a dedicated Post-Disaster Recovery Task Force headquartered directly in Aceh. This strategic move, led by Deputy Speaker Sufmi Dasco Ahmad, introduces a rotational leadership mandate to ensure real-time institutional synergy between the central government and regional authorities.
By integrating high-level ministerial stakeholders—including Home Affairs, Public Works, and Social Affairs—alongside strategic State-Owned Enterprises (SOEs), the task force aims to bypass bureaucratic bottlenecks in housing and educational infrastructure restoration. This operational pivot represents a rigorous legislative intervention designed to stabilize the socio-economic corridor of Aceh under a unified national command.
BANDA ACEH, getnews. – Dalam sebuah langkah taktis untuk mempercepat pemulihan pascabencana di Serambi Mekkah, DPR RI resmi mengaktifkan Satuan Tugas (Satgas) Pemulihan Pascabencana dengan basis operasional langsung di Provinsi Aceh. Keputusan ini menandai babak baru dalam fungsi pengawasan legislatif, di mana pimpinan DPR RI akan berkantor secara bergantian di Aceh guna memastikan koordinasi berjalan tanpa hambatan birokrasi.
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menegaskan bahwa kehadiran fisik pimpinan negara di titik terdampak adalah kunci dari integrasi penanganan berskala nasional. “Kita sepakat melakukan koordinasi yang intens dan terintegrasi agar pemulihan di Aceh dapat dipercepat melalui intervensi pusat yang tepat sasaran,” ujar Dasco dalam keterangannya di Banda Aceh.
Baca juga: Presiden Prabowo Kawal Langsung Pemulihan Infrastruktur di Tapanuli Selatan
Audit operasional Satgas ini tidak hanya melibatkan elite politik, tetapi juga menyatukan kementerian teknis dan raksasa infrastruktur (BUMN) dalam satu meja koordinasi untuk menyelesaikan isu krusial: Hunian Layak dan Pemulihan Sektor Pendidikan.
Getnews+ Signature Data Audit: Komposisi Satgas & Stakeholder Utama
Intelijen Kebijakan: Sinergi Lintas Fraksi
Getnews mencatat kehadiran para legislator dari Komisi V, VI, dan pimpinan lintas fraksi—mulai dari Gerindra, PKB, PKS, NasDem, Demokrat, PAN, hingga Golkar—sebagai sinyal kuat adanya konsensus politik untuk pemulihan Aceh. Dengan keterlibatan langsung menteri-menteri strategis seperti Tito Karnavian (Mendagri) dan Dody Hanggodo (PU), Satgas ini tidak hanya menjadi instrumen pengawasan, tetapi juga mesin akselerator untuk memastikan realisasi anggaran pemulihan tepat waktu dan sasaran.
Komitmen ini membawa optimisme baru bagi masyarakat Aceh, menempatkan agenda kemanusiaan di atas segalanya dalam semangat Growth Mode—membangun kembali lebih kuat dan lebih cepat.




