Nasional Peristiwa SUMATRA

Akses Logistik Terbuka! Jalur Kritis Medan-Padang Berhasil Ditembus, 11 Titik Tarutung Sudah Bisa Dilalui

Sejumlah kendaraan melintas jalur Tarutung-Sibolga di Dusun Sibalanga, Desa Sibalanga, Kecamatan Adiankoting, Tapanuli Selatan, Senin (1/12/2025). (Foto: Dok. BNPB)

MEDAN, getnews – Titik kritis yang menghambat akses darat utama di Sumatra Utara, khususnya jalur Tarutung menuju Padang Sidempuan, kini mulai dibuka. Kolaborasi masif antara Pemerintah Pusat dan Daerah berhasil menembus material longsor yang sebelumnya memutus jalur vital Medan menuju Padang (Sumbar).

Jalur Kritis Medan-Padang Kembali Tersambung

​Perlahan, akses darat utama di Dusun Bupayung, Sipirok hingga Batu Jomba, mulai kembali berfungsi. Hasil pantauan Senin (1/12/2025) menunjukkan, sejumlah alat berat dikerahkan bersama petugas lapangan yang bekerja semi-manual membersihkan material longsor.

Baca juga: Putus Kontak Pasca Banjir? Posko Darurat Aceh Buka Layanan Pengaduan di Kantor Gubernur, 26 Laporan Sudah Masuk

​Berkat kerja keras ini:

  • 11 titik di jalur tersebut kini sudah dapat dilalui kendaraan (sepeda motor hingga mini sedan) dengan kecepatan terbatas.
  • ​Distribusi logistik dapat berjalan maksimal.
  • ​Masyarakat yang sebelumnya terisolasi mulai terjangkau.

​Titik-titik di jalur Tarutung-Sibolga juga mulai terbuka, salah satunya di Dusun Sibalanga Jae. Akses ini sangat penting bagi tim operasi pencarian dan pertolongan (SAR) serta tim PLN untuk memulihkan jaringan listrik.

Sinergi Habis-habisan: Dari Helikopter Hingga Ransel di Punggung

​Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, menegaskan bahwa upaya pembukaan jalur darat adalah prioritas utama. Penanganan dilakukan secara total di darat maupun udara.

​“Bergerak juga pasukan TNI membawa logistik dengan ransel di punggung untuk membantu masyarakat yang terjebak di jalur Tarutung menuju Sibolga dan wilayah lainnya,” ujar Suharyanto.

​Selain upaya prajurit yang berjalan kaki, BNPB juga mengerahkan lima helikopter dari BNPB dan TNI AD untuk mengangkut logistik dari Bandara Sisingamangaraja XII (Silangit) menuju wilayah yang belum terjangkau.

​Berbagai upaya terpadu ini menjadi fokus utama pemerintah untuk memberikan pelayanan terbaik selama fase tanggap darurat, dengan harapan seluruh desa yang terdampak dapat segera pulih. (Fath)

infopublik.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *