GETNEWS. – Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan bahwa wajah Indonesia di mata dunia harus berubah. Dalam acara Akad Massal 50.030 Unit KPR di Serang (20/12), Kepala Negara meluncurkan visi “The Beautiful Indonesia”. Strategi ini menempatkan kebersihan dan penataan kota bukan lagi sebagai isu lingkungan semata, melainkan instrumen ekonomi penarik devisa pariwisata.
📊 Peta Jalan Penataan Wilayah 2026
Presiden menyiapkan langkah konkret yang melibatkan sinergi antara birokrasi, akademisi, dan masyarakat:
| Agenda Strategis | Langkah Implementasi |
|---|---|
| Konsolidasi Daerah | Brainstorming nasional dengan seluruh kepala daerah pasca-Tahun Baru 2026. |
| Sinergi Akademisi | Pelibatan fakultas arsitektur seluruh Indonesia untuk menyusun master plan kabupaten/kota. |
| Target Ekonomi | Transformasi kota kumuh menjadi destinasi wisata layak jual untuk meningkatkan devisa. |
| Filosofi Kepemimpinan | Prinsip “Wong cilik iso gemuyu” (orang kecil bisa tertawa/senyum) melalui hunian layak. |
“Wong Cilik Iso Gemuyu”: Keadilan Lewat Hunian
Presiden menekankan bahwa tugas pemimpin adalah memastikan rakyat kecil hidup layak sehingga mereka bisa tersenyum. Peluncuran 50.030 unit KPR subsidi ini adalah bukti nyata bahwa penataan lingkungan harus dimulai dari penyediaan papan yang manusiawi, bersih, dan asri.
“Bagaimana kita berharap wisatawan asing datang ke Indonesia kalau kota-kota kita kumuh, kalau desa-desa kita tidak bersih. Kita ubah Indonesia menjadi beautiful, the beautiful Indonesia,” ujar Presiden Prabowo.



