Skip to content
getnews.001 White logo GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

getnews.001 White logo GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

  • AMBARA
  • ANALISIS GETNEWS
  • INSIDE INDONESIA
  • GET !NSIGHT
  • GET SPORT
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • GET CORNER
  • OASE
  • LITERASI ANOMALI
  • NEWS
  • AMBARA
  • ANALISIS GETNEWS
  • INSIDE INDONESIA
  • GET !NSIGHT
  • GET SPORT
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • GET CORNER
  • OASE
  • LITERASI ANOMALI
  • NEWS
Close

Search

getnews.001 White logo GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

getnews.001 White logo GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

  • AMBARA
  • ANALISIS GETNEWS
  • INSIDE INDONESIA
  • GET !NSIGHT
  • GET SPORT
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • GET CORNER
  • OASE
  • LITERASI ANOMALI
  • NEWS
  • AMBARA
  • ANALISIS GETNEWS
  • INSIDE INDONESIA
  • GET !NSIGHT
  • GET SPORT
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • GET CORNER
  • OASE
  • LITERASI ANOMALI
  • NEWS
Close

Search

Excavator mengeruk lumpur yang terbawa banjir untuk membuka akses jalan di Kecamatan Nanggalo Korong Gadang, Kota Padang, Minggu (30/11/2025). Kerusakan infrastruktur yang masih menjadi fokus penanganan meliputi jembatan putus, jalan amblas, serta jalur transportasi nasional dan provinsi. Jalur nasional yang masih terputus di antaranya berada di Kota Padang Panjang dan Sicincin. (BPBD/Kemkomdigi) Oleh Putri, Senin, 1 Desember 2025 | 02:05 WIB - Redaktur: Putri - 54
NasionalPeristiwaSUMATRA

Sumbar Pulih Lebih Cepat Berkat OMC! BNPB Laporkan 129 Korban Jiwa, Agam Jadi Wilayah Terdampak Paling Parah

By Redaksi GETNEWS.
30 November 2025 2 Min Read
Komentar Dinonaktifkan pada Sumbar Pulih Lebih Cepat Berkat OMC! BNPB Laporkan 129 Korban Jiwa, Agam Jadi Wilayah Terdampak Paling Parah

JAKARTA, getnews – Ada secercah harapan di tengah duka Sumatra Barat (Sumbar). Penanganan pascabencana di Sumbar menunjukkan perkembangan signifikan, bahkan dinilai lebih cepat memasuki fase pemulihan berkat intervensi tinggi dari pemerintah pusat.

​Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan seluruh instansi untuk mengerahkan sumber daya maksimal.

Baca juga: Tak Hanya Simbolis! Wakil Ketua DPR RI Kawal Langsung Bantuan Kargo ke Tiga Titik Bencana Sumatra

​”Ini menunjukkan bahwa seluruh kementerian dan lembaga berusaha semaksimal mungkin mengerahkan segala sumber daya untuk membantu masyarakat,” ujar Pratikno.

​Respon Kilat Presiden: Pulih Lebih Cepat Berkat Langit Cerah

​Kepala BNPB, Suharyanto, menyebut percepatan pemulihan ini tidak lepas dari faktor cuaca dan dukungan teknologi.

​”Sumatra Barat sudah lebih pulih di hari ketiga. Apalagi sekarang tidak ada hujan, dan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) masih terus dilakukan,” jelas Suharyanto.

​Namun, di balik kabar baik pemulihan ini, data korban menunjukkan skala tragedi yang besar. BNPB mencatat jumlah korban jiwa mencapai 129 orang, 118 orang masih hilang, dan 16 lainnya luka-luka. Kabupaten Agam menjadi wilayah dengan dampak paling besar, mencatat 87 korban meninggal dunia.

​Total pengungsi mencapai 77.918 jiwa, meskipun sebagian besar warga kini mulai kembali ke rumah pada siang hari untuk membersihkan sisa material.

​Pertarungan di Sungai: Alat Berat Melawan Sedimentasi

​Fokus penanganan saat ini adalah pemulihan infrastruktur yang lumpuh: jembatan putus, jalan amblas, serta jalur transportasi nasional dan provinsi. Jalur nasional yang masih terputus berada di Padang Panjang dan Sicincin.

​Posko Terpadu mencatat, 131 personel dikerahkan untuk membersihkan dampak banjir, galodo, dan sedimentasi sungai. Alat berat canggih seperti excavator dan long arm excavator digunakan untuk memulihkan fungsi aliran sungai dan distribusi air bagi permukiman serta pertanian.

​Meski jalur darat masih bisa digunakan, pemerintah tetap mengaktifkan armada udara yang mencakup satu helikopter BNPB, satu pesawat fixed wing, dan satu helikopter Basarnas.

​Jangan Lengah! Puncak Musim Hujan Masih Mengintai

​Di tengah upaya pemulihan, BMKG mengeluarkan peringatan keras. Kepala Stasiun Meteorologi Minangkabau, Desindra Deddy Kurniawan, menyampaikan bahwa meski Ex-Siklon Tropis Senyar telah menjauh, wilayah Sumatra Barat masih berada dalam puncak musim hujan hingga Desember.

​”Dinamika atmosfer seperti IOD, suhu muka laut, dan konvergensi angin masih aktif menyuplai uap air, sehingga memicu pertumbuhan awan hujan dalam sepekan ke depan,” ujarnya.

​BMKG mengimbau masyarakat di 16 kabupaten/kota (termasuk Agam, Padang, Solok, dan Tanah Datar) untuk meningkatkan kewaspadaan dan bersiap menghadapi potensi cuaca ekstrem susulan.

​Penting bagi seluruh pihak untuk meningkatkan kesiapsiagaan agar risiko bencana hidrometeorologi dapat ditekan seminimal mungkin. (Emha)

Foto cover: Excavator mengeruk lumpur yang terbawa banjir untuk membuka akses jalan di Kecamatan Nanggalo Korong Gadang, Kota Padang, Minggu (30/11/2025). Kerusakan infrastruktur yang masih menjadi fokus penanganan meliputi jembatan putus, jalan amblas, serta jalur transportasi nasional dan provinsi. Jalur nasional yang masih terputus di antaranya berada di Kota Padang Panjang dan Sicincin. (BPBD/Kemkomdigi). infopublik.id

Distribute Strategic Insight
WHATSAPP
X-POST
FACEBOOK

Tags:

Agam Jadi Wilayah Terdampak Paling ParahBENCANA SUMATRABNPBBNPB Laporkan 129 Korban JiwaOMC
Author

Redaksi GETNEWS.

Follow Me
Other Articles
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memimpin penyerahan bantuan logistik DPR RI untuk korban banjir dan bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah Sumatera, melalui Bandara Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu, (30/11/2025). Foto: Eno/vel
Previous

Tak Hanya Simbolis! Wakil Ketua DPR RI Kawal Langsung Bantuan Kargo ke Tiga Titik Bencana Sumatra

Bencana Hidrometeorologi (foto: MC Kabupaten Aceh Tengah
Next

KRITIS! Stok Obat Cuci Darah Aceh Tengah Hanya Sampai 3 Desember, Bupati Desak Pasokan Dipercepat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • get privacy
Copyright 2026 GETMEDIA GROUP