Madilog: Petualangan Pikiran yang Belum Selesai – Bagian 32
Oleh: M Hero Firmansyah Komodifikasi Kesadaran di Meja Besi Dua kalender hari pasca-keputusan garis demarkasi ketiga diambil, pintu sel isolasi Rian diinterupsi lebih awal dari jadwal reguler…
Read MoreUtang Sejarah yang Terlupa: Ketika Saudagar Palestina Membuka Pintu Dunia untuk Indonesia
KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA tidak pernah lahir dari ruang hampa atau sekadar lembar teks proklamasi yang dibacakan di Pegangsaan Timur. Di balik derap langkah para diplomat muda yang mengibarkan…
Read MorePemprov NTB Perkuat Ekosistem UMKM Lewat Pembiayaan dan Legalitas
MATARAM — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat bersama berbagai mitra strategis terus mengintensifkan langkah-langkah untuk memperkuat ekosistem usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal,…
Read MoreSUMBAWA 1876
PROLOG Cetak Biru Intelijen di Pesisir Barat Sumbawa Dua dekade sebelum sepatu laras serdadu KNIL menginjakkan kaki di pesisir Ampenan pada 1894, perhatian otoritas kolonial di Makassar telah…
Read MoreTenun NTB Menembus Batas Modernitas
JAKARTA — Panggung peragaan busana Indonesia Fashion Week 2026 di Jakarta International Convention Center (JCC) Senayan, Sabtu (1/8/2026), menjadi saksi bisu evolusi wastra Nusantara yang kian…
Read MoreBenang Menenun Masa Depan Pringgasela
Di Pringgasela, Lombok Timur, sehelai kain tenun melampaui batas fungsi tekstil konvensional. Ia menjelma menjadi manifestasi identitas, repositori pengetahuan antargenerasi, serta instrumen…
Read MoreMadilog: Petualangan Pikiran yang Belum Selesai – Bagian 31
Oleh: M Hero Firmansyah Demarkasi Ketiga Fajar berikutnya merayap membelah lembaga pemasyarakatan dengan ketegangan yang kian pekat. Ibu Rian kembali duduk di balik partisi kaca tebal, matanya…
Read More