Madilog: Petualangan Pikiran yang Belum Selesai – Bagian 32
Oleh: M Hero Firmansyah Komodifikasi Kesadaran di Meja Besi Dua kalender hari pasca-keputusan garis demarkasi ketiga diambil, pintu sel isolasi Rian diinterupsi lebih awal dari jadwal reguler…
Read MoreMadilog: Petualangan Pikiran yang Belum Selesai – Bagian 31
Oleh: M Hero Firmansyah Demarkasi Ketiga Fajar berikutnya merayap membelah lembaga pemasyarakatan dengan ketegangan yang kian pekat. Ibu Rian kembali duduk di balik partisi kaca tebal, matanya…
Read MoreMadilog: Petualangan Pikiran yang Belum Selesai – Bagian 30
Oleh: M Hero Firmansyah Manifes di Balik Kaca Fajar di penjara terasa hambar. Rian digiring ke ruang kunjungan, di mana hawa dingin statis menyambutnya. Di balik sekat kaca tebal, duduk seorang…
Read MoreMadilog: Petualangan Pikiran yang Belum Selesai – Bagian 23
Oleh: M Hero Firmansyah Tombol Detonator Digital Rian berdiri tegak di batas terluar mulut gua, di mana angin malam perbukitan kapur menghantam wajahnya hingga menusuk tulang. Di jemari tangan…
Read More