Nusa Tenggara Barat

Bailey Dulu, Permanen Kemudian: Diplomasi P3K Iqbal di Pesisir Lombok Timur

LOMBOK TIMUR, getnews.co.id — Dr. Lalu Muhamad Iqbal tampaknya paham betul bahwa birokrasi yang lamban adalah musuh bagi perut yang lapar dan anak sekolah yang terisolasi. Di Dusun Beta, Desa Perigi, Gubernur NTB itu memastikan Jembatan Bailey sepanjang 18 meter berdiri tegak dalam waktu hanya 10 hari, hasil dari “diplomasi telepon” kilat antara dirinya dengan Pangdam IX/Udayana.

​Kehadiran jembatan pinjaman TNI ini menjadi semacam P3K (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan) infrastruktur yang krusial. Pasalnya, tanpa jembatan ini, urat nadi ekonomi hasil tani jagung dan srikaya senilai miliaran rupiah milik warga Suela dan Pringgabaya dipastikan mati suri.

​“Fokus kita sekarang adalah normalisasi kehidupan masyarakat. Jembatan Bailey ini selesai cepat berkat dukungan TNI. Saya hubungi langsung Pangdam dan Danrem agar pengerjaan dipercepat,” tegas Gubernur Iqbal, Jumat (16/1/2026).

AMBARA: Strategi P3K

“Getnews mengapresiasi ‘Diplomasi Bailey’ ini sebagai gerak cepat yang out-of-the-box. Saat daerah lain mungkin masih sibuk menyusun laporan bencana, Iqbal sudah mendatangkan jembatan dari Jawa lewat jalur TNI. Namun, filosofi P3K adalah pengobatan sementara. Masyarakat Perigi dan Jurit tidak boleh terlena dengan bunyi derit baja Bailey; mereka butuh jembatan beton permanen yang tidak perlu membuat mereka was-was setiap kali debit sungai naik. Ujian sesungguhnya bagi Pemprov NTB adalah seberapa cepat dana Belanja Tidak Terduga (BTT) 2026 berubah menjadi tiang pancang permanen.”

Melampaui Perigi: Target Kemiskinan Ekstrem

​Usai meresmikan penggunaan Bailey di Perigi, Gubernur Iqbal langsung mengalihkan kemudi menuju Desa Jurit dan Lendang Nangka Utara di Kecamatan Masbagik. Di sini, masalahnya lebih kompleks: jembatan putus di wilayah dengan tingkat kemiskinan ekstrem yang tinggi.

​Iqbal menginstruksikan agar sinergi dengan Pemkab Lombok Timur segera difinalisasi. “Harus ada solusi sementara dan permanen,” tegasnya. Baginya, jembatan di wilayah ini adalah “tali nyawa” bagi warga untuk keluar dari jerat kemiskinan.

Dashboard Pemulihan Infrastruktur NTB (Update 16 Jan 2026)

Lombok Timur Recovery Status
LokasiStatus FisikCatatan Redaksi
Dusun Beta (Perigi)100% BaileyButuh pengaman tambahan dan tangga akses.
Desa Jurit (Pringgasela)ObservasiFokus pada wilayah kemiskinan ekstrem.
Pulau SumbawaBTT 2026Segera masuk dalam jadwal kunjungan Gubernur.

Sebagai penutup kunjungannya, Gubernur Iqbal menyempatkan diri sholat Jumat di Lendang Nangka Utara, sembari mengingatkan warga bahwa gotong royong membersihkan sedimentasi sungai jauh lebih murah daripada membangun kembali jembatan yang runtuh.

“Jembatan Bailey itu keren karena baja, tapi sedih karena sementara. Kita hargai ‘akrobat’ Pak Gub cari pinjaman jembatan ke tentara, tapi semoga ke depannya jembatan kita mandiri—nggak perlu pinjam sana-sini cuma biar anak sekolah nggak perlu renang nyebrang kali.”

— Redaksi Getnews, Divisi Pemantau Jembatan Bailey

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *