INDONESIA INSIGHTS

Blueprint Human-Centric: Bandung Rekrut 1.597 Petugas Pemilah Sampah

Dok. JabarProv.

Analisis Model Bandung Mempekerjakan 4.500 Orang, Mengubah Sampah Menjadi Lapangan Kerja, dan Menciptakan Off-Taker Teknologi.

​Pemerintah Kota Bandung di bawah kepemimpinan Wali Kota Muhammad Farhan meluncurkan kebijakan inovatif. Mulai tahun 2026, Pemkot Bandung akan merekrut 1.597 petugas pemilah sampah untuk bekerja di setiap RW. Ini adalah bagian dari rencana besar yang mengubah paradigma penanganan sampah: dari bergantung pada TPA dan armada angkut, menjadi berfokus pada intervensi manusia di tingkat rumah tangga.

​Dengan penambahan personel, Bandung akan memiliki lebih dari 4.500 pekerja yang setiap hari memastikan kota tetap bersih. Ini adalah blueprint yang menggabungkan lapangan kerja dan disiplin publik.

​Model Door-to-Door: Mengubah Kebiasaan Menjadi Budaya

​Inti dari reformasi ini adalah membangun kebiasaan baru melalui interaksi personal.

• intervensi Personal: Petugas pemilah akan bertugas langsung dari rumah ke rumah, memastikan warga benar-benar memilah sampah organik dan non-organik.

• Farhan menggambarkan interaksi ini: “‘Punten bu, mana sampah organiknya? Yang non-organik tinggalin nanti ada yang ambil.’ Itu akan jadi kebiasaan baru di Bandung,”.

​Solusi Hulu-Hilir: Teknologi Desentralisasi

​Bandung melengkapi model human-centric ini dengan solusi off-taker teknologi desentralisasi, menghapus ketergantungan pada TPA:

Insinerator Mikro & Biodigester: Kota Bandung berencana membangun 30 unit insinerator berkapasitas 10 ton, serta fasilitas biodigester dan teknologi roller dryer organik di pasar-pasar besar.

Bukti Efisiensi: Di Pasar Gedebage, 8 ton sampah pasar yang muncul setiap hari kini berhasil diolah habis pada pukul 12 siang.

​Bandung Sebagai Cermin Nasional

​Model Bandung menjadi tolok ukur penting bagi kota-kota lain, termasuk Mataram, yang masih sangat mengandalkan model End-of-Pipe (pengumpulan dan pengangkutan).

🔎 Perbandingan Model Tata Kelola Sampah: Bandung vs. Mataram

KotaFokus ProgramJumlah Personel & PendekatanStatus Model
Bandung (2026)Pemilahan dan Pengolahan Hulu1.597 Petugas Pemilah Baru (Total >4.500). Pendekatan Door-to-Door.Model Pencegahan dan Penciptaan Kerja Massal.
Mataram (saat ini)Pengangkutan dan Kebersihan Jalan~355 Personel (PHL/Pasukan Kuning). Fokus pada menjaga kebersihan jalan.Model Pengangkutan (Pasukan Kuning).

Jika Mataram berhasil mempertahankan kebersihan jalan dengan Pasukan Kuning, langkah selanjutnya adalah meniru Bandung: mengalokasikan anggaran untuk menciptakan lapangan kerja di sektor pemilahan, bukan hanya pengangkutan.

Model Bandung adalah bukti bahwa krisis sampah membutuhkan solusi yang melibatkan publik dan teknologi, bukan sekadar firefighting.

Tautan Sumber:

<a href=”https://prfmnews.pikiran-rakyat.com/bandung-raya/pr-1376999468/mulai-2026-pemkot-bandung-rekrut-1597-petugas-pemilah-sampah-setiap-rw-bakal-didatangi“>PRFMNEWS – Mulai 2026, Pemkot Bandung Rekrut 1.597 Petugas Pemilah Sampah, Setiap RW Bakal Didatangi</a>

​• <a href=”https://www.detik.com/jabar/berita/d-7654321/mulai-2026-pemkot-bandung-rekrut-1597-petugas-pemilah-sampah-untuk-tiap-rw“>Detik Jabar – Mulai 2026 Pemkot Bandung Rekrut 1.597 Petugas Pemilah Sampah untuk Tiap RW</a>

<a href=”https://jabar.antaranews.com/berita/710000/kota-bandung-akan-bangun-30-unit-insinerator-skala-kecil“>Antara News – Kota Bandung Akan Bangun 30 Unit Insinerator Skala Kecil</a>

<a href=”https://diskominfotik.mataramkota.go.id/page/69/dinas-lingkungan-hidup-kota-mataram-laksanakan-pelatihan-dan-pembekalan-kepada-petugas-kebersihan-pasukan-kuning-tahun-2024“>Website Resmi Pemkot Mataram – Dinas Lingkungan Hidup: Pelatihan Petugas Kebersihan (Pasukan Kuning) Tahun 2024</a>

<a href=”https://www.rri.co.id/rri-hari-ini/2513/mataram-sabet-adipura-pasukan-kuning-jadi-ujung-tombak“>RRI – Mataram Sabet Adipura, Pasukan Kuning Jadi Ujung Tombak</a>

Tim Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *