SELONG – Tim SAR Gabungan melancarkan operasi pencarian besar-besaran setelah seorang bocah berusia empat tahun, M. Azril Filah Busairi, dilaporkan hanyut terseret arus di drainase depan SDN 1 Selong, Kabupaten Lombok Timur, Selasa, 24 Februari 2026. Korban diduga terjatuh saat sedang bermain hujan di pinggiran parit tersebut.
Kepala Kantor SAR Mataram melalui Koordinator Pos SAR Kayangan, M. Darwis, mengonfirmasi bahwa laporan kecelakaan tersebut diterima pihaknya pada pukul 09.10 WITA. “Menindaklanjuti laporan, Tim SAR Gabungan langsung diberangkatkan menuju lokasi pada pukul 10.49 WITA untuk memulai koordinasi dan penyisiran,” kata Darwis dalam keterangan resminya.
Hingga sore ini, personel gabungan masih berupaya mencari warga Lingkungan Karang Sukun tersebut dengan metode penyisiran manual di sepanjang aliran drainase. Tim juga melakukan pemantauan intensif di titik-titik penyempitan arus dan gorong-gorong yang berpotensi menjadi lokasi korban tersangkut.
Operasi penyelamatan ini melibatkan sinergi berbagai unsur, mulai dari Rescuer Pos SAR Kayangan, SAR Unit Lombok Timur, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Damkarmat, hingga BPBD Lombok Timur dan dibantu masyarakat setempat. Darwis menegaskan bahwa operasi akan dilakukan secara maksimal hingga korban ditemukan.
BACA JUGA ARTIKEL LAINNYA:
RSUD NTB dan Koleksi ‘ASN Siluman’: Ketika Data Lebih Horor daripada Film Pengabdi Setan



