ACEH Nasional Peristiwa

Darurat Bencana Aceh Utara : 107 Ribu Jiwa Mengungsi, ini Titik Posko Tersebar di 26 Kecamatan

Serangkaian bencana alam berupa Banjir, Tanah Longsor, dan Banjir Bandang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Tengah dalam periode 25 hingga 27 November 2025. Data terbaru (27/11/2025) pukul 20.00 dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Tengah mencatat total 67 titik kejadian dengan status kerusakan mayoritas adalah berat.

BANDA ACEH, getnews – Provinsi Aceh menghadapi darurat bencana berskala besar. Banjir bandang yang merendam 26 kecamatan di Aceh Utara sejak 22 November telah memaksa lebih dari 107 ribu jiwa mengungsi dari rumah mereka.

​Pemerintah Aceh melalui Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh 2025 merilis pemutakhiran data posko pengungsi pada Minggu (30/11/2025) untuk mempermudah masyarakat mencari informasi kerabat di area terdampak.

Darurat Pengungsian: 107 Ribu Jiwa di Aceh Utara

​Juru Bicara Pengendali Komunikasi, Murthalamuddin, menyampaikan bahwa total 119.830 jiwa ikut terdampak. Dari jumlah tersebut, sebanyak 107.305 jiwa dilaporkan sudah mengungsi dan tersebar di posko-posko pengungsian di 26 kecamatan.

Baca juga: NYARIS SEPEREMPAT TRILIUN! Padang Dihantam Kerugian Rp 202,8 Miliar, Krisis Air Bersih Melanda Warga

​Ini menunjukkan adanya kebutuhan logistik dan penanganan yang sangat masif di lapangan.

Wilayah dengan Pengungsi Terbanyak:

  • Lhoksukon: 17.485 jiwa
  • Nibong: 15.675 jiwa
  • Dewantara: 11.150 jiwa
  • Pirak Timu: 10.178 jiwa

Infrastruktur Kritis Putus, Komunikasi Terhambat

​Upaya pertolongan terhambat karena kerusakan infrastruktur dan jaringan yang tidak stabil:

  1. Jaringan Putus: Sarana telekomunikasi dan listrik masih belum stabil di sejumlah titik.
  2. Infrastruktur Kritis Rusak Parah: Sejumlah tanggul sungai, jembatan, hingga irigasi mengalami kerusakan berat, mengisolasi beberapa desa dan menyulitkan distribusi bantuan.

​Pemerintah Aceh terus bekerja keras memulihkan jaringan komunikasi dan listrik demi kelancaran operasi dan informasi bagi masyarakat.

Rincian Posko Pengungsian di Aceh Utara

​Berikut adalah rincian sebaran posko pengungsian dan desa terdampak di Aceh Utara per 30 November 2025:

1. Kecamatan Tanah Jambo Aye dilaporkan sebanyak 23 Gampong (Desa) masih terendam banjir dengan jumlah total pengungsi sebanyak 1.683 jiwa;

2. Kecamatan Seuneuddon dilaporkan sebanyak 19 Gampong (Desa) masih terendam banjir. Sebanyak 1.941 jiwa dilaporkan sudah mengungsi.

3. Baktiya sebanyak 40 Gampong (Desa) masih terendam banjir dan sebanyak 6.052 jiwa mengungsi;

4. Muara Batu dilaporkan sebanyak 13 Gampong masih terendam banjir dan 720 jiwa mengungsi;

5. Langkahan dilaporkan sebanyak 12 Gampong masih terendam banjir dan 3.140 jiwa mengungsi;

6. Syamtalira Aron dilaporkan sebanyak 22 Gampong masih terendam banjir dan 6.063 jiwa mengungsi;

7. Baktiya Barat sebanyak 6 Gampong masih terendam banjir dan sebanyak 162 jiwa mengungsi;

8. Lapang sebanyak 11 Gampong masih terendam banjir dan sebanyak 685 jiwa mengungsi;

9. Dewantara sebanyak 16 Gampong masih terendam banjir dan sebanyak 11.150 jiwa mengungsi;

10. Matangkuli sebanyak 4 Gampong masih terendam banjir. Sementara datanya masih nihil;

11. Banda Baro sebanyak 19 Gampong masih terendam banjir dan 6.448 jiwa mengungsi;

12. Lhoksukon sebanyak 31 Gampong masih terendam banjir dan sebanyak 17.485 jiwa mengungsi;

13. Pirak Timu sebanyak 23 Gampong masih terendam banjir dan 10.178 jiwa mengungsi;

14. Sawang sebanyak 16 Gampong masih terendam banjir. Sementara jumlah pengungsi masih nihil;

15. Nibong sebanyak 20 Gampong masih terendam banjir dan 15.675 jiwa mengungsi;

16. Tanah Luas sebanyak 4 Gampong masih terendam banjir dan jumlah pengungsi masih nihil;

17. Meurah Mulia sebanyak 17 Gampong masih terendam banjir dan jumlah pengungsi 6.490 jiwa;

18. Kuta Makmur sebanyak 21 Gampong masih terendam banjir dan 8.022 jiwa mengungsi;

19. Geureudong Pase sebanyak 10 Gampong masih terendam banjir dan 920 jiwa mengungsi;

20. Nisam sebanyak 22 Gampong masih terendam banjir dan 5.030 jiwa mengungsi;

21. Syamtalira Bayu sebanyak 38 Gampong masih terendam banjir dan 6.546 jiwa mengungsi;

22. Cot Girek sebanyak 19 Gampong masih terendam banjir, sementara jumlah korban yang mengungsi masih nihil;

23. Tanah Pasir sebanyak 18 Gampong masih terendam banjir dan 8.987 jiwa mengungsi;

24. Paya Bakong sebanyak 9 Gampong masih terendam banjir dan 1.078 jiwa mengungsi;

25. Nisam Antara sebanyak 2 Gampong masih terendam banjir dan data pengungsi masih nihil, dan

26. Simpang Keuramat sebanyak 13 Gampong masih terendam banjir. Sementara jumlah pengungsi masih nihil.

infopublik.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *