MEISHAN — Speed climber andalan Indonesia, Desak Made Rita Kusuma Dewi, kembali menunjukkan taringnya di kancah internasional. Atlet asal Bali tersebut sukses meraih medali emas pada nomor Speed Putri dalam ajang World Climbing Asian Championship 2026 yang berlangsung di Meishan, China, Kamis, 9 April 2026.
Kemenangan ini diraih secara dramatis setelah Desak berhasil menaklukkan wakil tuan rumah, Zhou Yafei, di partai puncak. Tampil tenang di bawah tekanan ribuan pendukung lawan, Desak membukukan catatan waktu impresif 6,07 detik, mengungguli Zhou yang harus puas dengan medali perak setelah mencatatkan waktu 6,47 detik.
Tiket Otomatis Menuju Aichi-Nagoya
Keberhasilan di Meishan bukan sekadar menambah koleksi trofi di lemari prestasi Desak. Podium tertinggi ini secara otomatis mengamankan satu tiket bagi dirinya untuk mewakili Indonesia pada perhelatan akbar Asian Games 2026 yang akan digelar di Aichi-Nagoya, Jepang.
Pencapaian ini menjadi sinyal positif bagi federasi panjat tebing nasional (FPTI) dalam memetakan potensi medali di ajang multi-event mendatang. Konsistensi Desak di level sub-6 detik membuktikan bahwa regenerasi dan program pelatihan atlet elit Indonesia tetap berada di jalur yang benar menuju dominasi global.
Persiapan Menuju Puncak Dunia
Dengan tiket Asian Games yang sudah di tangan, Desak Made Rita kini diproyeksikan untuk mengikuti sejumlah seri kejuaraan dunia lainnya guna mempertajam catatan waktunya. Fokus utama tim kepelatihan adalah menjaga stabilitas performa serta ketenangan mental di jalur vertikal, mengingat persaingan di nomor speed kian ketat dengan munculnya talenta-talenta baru dari China dan Korea Selatan.
Kemenangan di Negeri Tirai Bambu ini diharapkan menjadi suntikan motivasi bagi seluruh anggota tim nasional panjat tebing Indonesia yang juga tengah berjuang merebut poin kualifikasi di berbagai kategori lainnya.
Verified Source: InfoPublik.id




