JAKARTA, getnews – Upaya menghadirkan pengalaman ibadah umrah yang lebih aman, mudah, dan modern bagi masyarakat Indonesia diperkuat melalui penandatanganan kerja sama strategis antara BPKH Limited dan Siiru Indonesia pada 10 Desember 2025 di Jakarta.
Kemitraan ini bertujuan mendukung pengembangan ekosistem layanan Umrah terintegrasi, yang memberikan nilai tambah bagi jamaah tanpa mengambil alih peran Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) berizin.
Kepala Badan Pelaksana BPKH, Fadlul Imansyah, dan Direktur Utama Siiru, Harun Judin, menyaksikan penandatanganan yang dilakukan oleh Mudir BPKH Limited, Iman Ni’matullah, dan Direktur Siiru, Ahmad Aizudin.
BPKH Limited sebagai Fasilitator Ekosistem
Mudir BPKH Limited, Iman Ni’matullah, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan komitmen BPKH menghadirkan nilai manfaat berlapis bagi jamaah Indonesia. Dengan menggandeng Siiru yang mengembangkan platform digital, BPKH Limited berperan sebagai penguat dan fasilitator ekosistem.
“Kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen kami menghadirkan nilai manfaat berlapis bagi jamaah Indonesia. Fokus kami adalah memperkuat ekosistem, tidak mengambil peran travel,” ujar Iman Ni’matullah.
BPKH Limited memastikan inovasi berbasis teknologi dapat memberi manfaat nyata bagi jamaah dengan tetap berada dalam koridor regulasi, sementara penyelenggaraan perjalanan tetap dilaksanakan oleh PPIU yang memiliki izin resmi.
Integrasi Layanan dan Literasi Ibadah
Pada tahap awal, dukungan BPKH Limited akan difokuskan pada:
- Infrastruktur Pendukung: Integrasi layanan transportasi darat dan pemanfaatan Kereta Cepat Haramain.
- Optimalisasi Platform Siiru: Membantu PPIU mengoptimalkan fitur seperti pendataan jamaah, pendukung logistik, dan koordinasi layanan di Tanah Suci.
- Peningkatan Kualitas: Penyediaan mutawwif profesional dan pemesanan akomodasi hotel resmi berstandar.
Selain itu, Siiru menghadirkan fitur edukasi digital berupa panduan manasik, persiapan ibadah, dan materi literasi berbasis syariah, sejalan dengan tujuan BPKH untuk meningkatkan kesiapan jamaah.
Kolaborasi ini juga mencakup dukungan terhadap program sosial dan kemanusiaan di Tanah Suci, sejalan dengan mandat BPKH dalam mengelola nilai manfaat Dana Haji.
infopublik




