SOSOK

“Dua Sepatu pada Orang yang Sama”—Membaca Satire Fidel Castro dalam Geopolitik 2026

Castro giving a speech at the United Nations headquarters in 1971 (Wikipedia) GETNEWS.
GLOBAL AUDIT: HISTORICAL INSIGHT

“Ketika Fidel Castro ditanya mengenai persaingan Nixon vs Kennedy, ia menjawab dengan metafora yang membekukan waktu: ‘Anda tidak bisa membandingkan dua sepatu yang dikenakan oleh orang yang sama.’ GETNEWS mengaudit apakah wajah politik global hari ini masih memakai ‘sepatu’ yang sama di tengah agresi ekonomi terhadap Venezuela dan dominasi kepentingan tertentu di Washington.”

Dalam sejarah diplomasi dunia, jawaban Fidel Castro tetap menjadi salah satu analisis paling brilian sekaligus sinis mengenai sistem politik Amerika Serikat. Baginya, perbedaan antara Republik dan Demokrat hanyalah soal tekstur, bukan struktur.

1. Satu Tubuh, Dua Sayap

​Castro memandang bahwa kebijakan luar negeri Amerika Serikat dikendalikan oleh kekuatan yang sama. Republik mewakili kekuatan garis keras (hard power), sementara Demokrat mewakili kekuatan lunak (soft power). Tidak ada perbedaan dalam tujuan strategis; yang ada hanyalah perbedaan dalam cara bermanuver.

2. Relevansi 2026: Trump dan Venezuela

​Melihat apa yang dilakukan Donald Trump terhadap Venezuela hari ini—sebagaimana yang kita audit di artikel sebelumnya—pandangan Castro seolah menemukan pembenarannya. Siapa pun yang duduk di Gedung Putih, arah kompasnya tetap menuju pada penguasaan sumber daya energi global dan perlindungan terhadap kepentingan strategis sekutu utamanya.

3. Audit Terhadap Pilihan Global

​Dunia sering kali terjebak dalam euforia pemilihan umum di negara-negara adidaya, berharap akan ada perubahan haluan besar. Namun, sejarah mencatat bahwa dalam hal kepentingan nasional dan hegemoni ekonomi, sepatu kiri maupun sepatu kanan tetap melangkah ke arah yang sudah ditentukan oleh sang pemilik kaki.

GET !NSIGHT: The “Two-Shoe” Policy Audit

SYSTEM AUDIT: FIDEL CASTRO’S PERSPECTIVE
Sayap PolitikRepresentasi KekuatanHasil Akhir
RepublikKekuatan Garis Keras (GOP)Hegemoni Total
DemokratKekuatan Lunak / DiplomasiHegemoni Total
Strategi & TujuanBatas Manuver PemimpinIDENTIK

Metafora “Dua Sepatu” ini adalah peringatan bagi kita semua agar tidak terbuai oleh kemasan luar sebuah kepemimpinan global. Jika Aristoteles bicara soal keadilan sebagai fondasi hukum, Castro bicara soal realitas kekuasaan yang seringkali tak tersentuh oleh kotak suara. Di tahun 2026, tugas kita adalah memastikan bahwa sepatu-sepatu kekuasaan di negeri kita sendiri tidak sedang melangkah di atas luka rakyat.

Verified Historical Source

Kutipan ini didokumentasikan dalam berbagai catatan sejarah, termasuk dalam wawancara mendalam pada buku “Fidel Castro: My Life” (Ignacio Ramonet). Castro secara konsisten menggunakan metafora ini untuk mengkritik struktur kekuasaan di Washington yang ia anggap sebagai satu entitas dengan dua wajah politik yang berbeda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *