SEKOTONG, getnews.co.id — Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap Slamat (50), warga Dusun Lemer yang hilang saat memancing di perairan Teluk Sepi, Desa Buwun Mas, berakhir duka. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh tim SAR gabungan dan nelayan setempat pada Kamis sore (8/1/2026).
Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, mengonfirmasi bahwa penemuan terjadi sekitar pukul 15.45 WITA, tak jauh dari lokasi awal korban dilaporkan hilang. “Tim gabungan langsung mengevakuasi jasad korban menggunakan perahu karet dan segera menyerahkannya kepada pihak keluarga di pinggir pantai,” ujar Hariyadi.
Kronologi Operasi: Pencarian di Perairan Teluk Sepi
Pencarian melibatkan koordinasi lintas unsur guna menyisir wilayah perairan yang dikenal memiliki arus fluktuatif di awal tahun.
| Detail Kejadian | Keterangan & Status Akhir |
|---|---|
| Identitas Korban | Slamat (50), Warga Dusun Lemer, Desa Buwun Mas. |
| Waktu Hilang | Rabu, 07 Januari 2026 (Pukul 06.00 WITA). |
| Waktu Penemuan | Kamis, 08 Januari 2026 (Pukul 15.45 WITA). |
| Status Operasi | RESMI DITUTUP. |
Petunjuk Motor dan Solidaritas Warga
Kecurigaan bermula saat sepeda motor korban masih terparkir di rumah salah seorang warga hingga Kamis siang, sementara Slamat tidak kunjung kembali dari aktivitas memancingnya. Hal ini memicu aksi cepat dari pihak Polsek Sekotong dan warga sekitar untuk melaporkan kejadian tersebut ke Basarnas. Operasi pencarian pun melibatkan elemen Babinkamtibmas, Babinsa, serta puluhan nelayan lokal yang bergerak menyisir area perbukitan dan pesisir.
Imbauan Keselamatan Laut
Pasca insiden ini, Kantor SAR Mataram kembali mengeluarkan peringatan keras bagi masyarakat dan nelayan tradisional di wilayah Sekotong. Fluktuasi cuaca di awal tahun seringkali menciptakan kondisi laut yang berbahaya bagi perahu kecil. Nelayan diimbau untuk tidak melaut sendirian dan selalu membawa peralatan keselamatan standar guna meminimalisir risiko fatal di tengah laut.
Operasi SAR ini secara resmi dinyatakan ditutup, dan jasad korban kini telah berada di rumah duka untuk proses pemakaman.




