JAKARTA — Pemerintah Indonesia resmi memulai komunikasi publik sebagai Ketua Organisasi Kerja Sama Ekonomi Developing Eight (D-8) periode 2026–2027 melalui peluncuran logo resmi, Senin (26/1/2026). Langkah ini merupakan fase awal persiapan menuju Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-12 D-8 yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada April mendatang.
Simbolisme Kompas dan ‘Jyoti’
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyatakan bahwa desain logo tersebut mengintegrasikan simbol kompas Nusantara dengan cahaya penuntun atau “jyoti”. Unsur ini merepresentasikan arah strategis dan harapan dalam menghadapi pergeseran tatanan dunia. Delapan elemen berbentuk bintang dalam konfigurasi utuh melambangkan persatuan negara anggota—Azerbaijan, Bangladesh, Mesir, Indonesia, Iran, Malaysia, Nigeria, Pakistan, dan Türkiye—dalam memperkuat integrasi ekonomi dan konektivitas.
Visi Strategis Global South
Di bawah tema “Navigating Global Shifts: Strengthening Equality, Solidarity and Cooperation for Shared Prosperity,” keketuaan Indonesia bertujuan memperluas ruang strategis di kalangan negara-negara Global South. Kemlu menegaskan bahwa diplomasi nasional diarahkan untuk membangun ketahanan ekonomi yang inklusif di tengah tekanan global yang kompleks. Sejalan dengan pernyataan pers tahunan Menteri Luar Negeri Sugiono, Indonesia berupaya menjadikan D-8 sebagai instrumen responsif terhadap perubahan tatanan dunia.
Verified Source: InfoPublik (26/01/2026)




