MATARAM — Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal, memimpin peninjauan kesiapan infrastruktur transportasi menjelang puncak arus mudik Lebaran 1447 Hijriah, Ahad, 15 Maret 2026. Bersama jajaran Forkopimda, Iqbal menyisir Terminal Mandalika, Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM), hingga Pelabuhan Lembar guna memastikan kelancaran mobilisasi penumpang.
Dalam tinjauannya di Terminal Mandalika, Iqbal menanggapi keluhan masyarakat terkait disparitas harga tiket bus. Ia menjelaskan bahwa perbedaan harga tersebut sering kali dipicu oleh variasi kelas layanan non-ekonomi. Namun, ia memperingatkan perusahaan otobus agar tetap mematuhi tarif batas atas dan menindak tegas praktik percaloan pihak ketiga yang merugikan pemudik. “Praktik penjualan tiket dengan harga tinggi demi komisi harus ditertibkan,” tegas Iqbal.
Lonjakan penumpang juga terpantau di BIZAM yang mencapai 9.000 orang per hari, melampaui prediksi awal. Sementara itu, di Pelabuhan Lembar, arus kedatangan dari Bali tercatat naik 20 persen. Rangkaian peninjauan ditutup dengan pelepasan program Mudik Gratis rute Lembar–Surabaya sebagai upaya pemerintah menekan angka kecelakaan di jalan raya.
Audit Strategis: Kesiapan Arus Mudik NTB 1447 H
Analisis ini membedah efektivitas operasional di tiga simpul transportasi utama NTB berdasarkan data lapangan Maret 2026.




