JAKARTA, GETNEWS — Media sosial baru-baru ini digemparkan oleh unggahan viral yang mengeklaim serial animasi legendaris The Simpsons telah memprediksi kematian Donald Trump pada 20 Januari 2026. Namun, penelusuran fakta menunjukkan bahwa narasi tersebut adalah disinformasi murni yang dirancang untuk memicu kegaduhan di tengah ketegangan geopolitik global.
Para ahli mencatat bahwa konten semacam ini merupakan pola lama yang menggunakan klip manipulatif, suntingan buatan penggemar, atau adegan yang sama sekali tidak relevan yang dikemas ulang untuk menarik perhatian publik. Gambar tersebut, yang menunjukkan karakter mirip Trump di dalam peti mati dengan latar tanggal 2026, telah dikonfirmasi sebagai hasil rekayasa digital atau manipulasi AI, bukan merupakan cuplikan asli dari episode mana pun.
Fenomena ini menjadi pengingat tajam akan peringatan dalam literatur Ghost Fleet, di mana informasi palsu yang disebar secara masif melalui algoritma dapat menjadi senjata untuk mengalihkan fokus masyarakat dari isu-isu strategis yang sedang terjadi.
“Dulu kita takut hantu, sekarang kita takut pada gambar kartun yang dimanipulasi AI. Dunia 2026 membuktikan bahwa disinformasi adalah senjata yang lebih mematikan daripada peluru; ia membunuh nalar sebelum kita sempat berpikir.”




