MATARAM, GETNEWS. — Prediksi Badan Pusat Statistik (BPS) mengenai tekanan inflasi di Kota Mataram mulai menemukan pembuktiannya di lapangan. Pantauan tim Getnews di sejumlah pasar tradisional hari ini, Senin (22/12), menunjukkan lonjakan harga komoditas pokok yang mulai mencekik kantong warga jelang perayaan Natal dan Tahun Baru.
Data BPS sebelumnya telah memberi “warning” bahwa kelompok pengeluaran makanan, minuman, dan tembakau akan menjadi motor utama inflasi di akhir tahun. Terbukti, harga cabai rawit dan bawang merah mengalami tren kenaikan hingga 15-20% dibanding awal bulan.

”Apa yang dirilis BPS itu nyata. Angka-angka di atas kertas sekarang sudah pindah ke label harga di lapak-lapak pasar,” ujar salah satu pedagang di Pasar Mandalika.
Situasi ini menjadi ujian nyata bagi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Mataram untuk segera melakukan intervensi pasar sebelum daya beli masyarakat semakin tergerus di penghujung 2025.




