ACEH Nasional NEWS SUMATRA

Jadi Bantuan yang Terbesar, Pemda di Aceh Kompak Angkat Topi ke Kementan/Bapanas

Gubernur Aceh Muzakir Manaf mengapresiasi bantuan yang menjadi terbesar saat ini dari pemerintah melalui Kementan/Baparnas

LHOKSEUMAWE, GETNEWS. – Pemerintah Provinsi Aceh bersama jajaran Pemerintah Kabupaten/Kota menyampaikan apresiasi mendalam atas bantuan kemanusiaan masif yang disalurkan oleh Kementerian Pertanian (Kementan) dan Badan Pangan Nasional (Bapanas). Bantuan logistik ini disebut sebagai salah satu dukungan terbesar yang pernah diterima oleh daerah tersebut untuk menangani dampak bencana alam.

​Staf Ahli Gubernur Aceh, Almuniza Kamal, menegaskan bahwa seluruh logistik tersebut telah resmi diterima dan kini sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah untuk proses distribusi kepada masyarakat.

Manajemen Logistik dan Rencana Distribusi

​Untuk memastikan bantuan sampai ke tangan yang tepat, Pemerintah Aceh telah menyiapkan skema penyimpanan dan penyaluran yang terkoordinasi:

Tahapan OperasionalKeterangan Teknis
Penyimpanan AwalLogistik hasil bongkar muat tahap awal disimpan di gudang wilayah Kerung Kekung.
Otoritas Penanggung JawabBarang dikelola oleh Pemerintah Aceh di bawah koordinasi BNPB Provinsi Aceh.
Realisasi Tahap IBantuan telah habis tersalurkan untuk wilayah Lhokseumawe, Aceh Utara, dan sekitarnya dengan dukungan Korem 011.

Fokus Pemulihan Sektor Pertanian di Aceh Utara

​Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil, mengungkapkan bahwa wilayahnya mengalami dampak bencana yang sangat luas, di mana dari 25 kecamatan, hanya dua yang tidak terdampak. Dampak paling signifikan terjadi pada sektor pangan:

  • Kerusakan Lahan: Sekitar 17 ribu hektare sawah terendam banjir.
  • Harapan Pemulihan: Pemerintah daerah berharap dukungan pusat berlanjut untuk rehabilitasi lahan pertanian agar produksi pangan normal kembali.

Respons Cepat Pemerintah Pusat

​Wali Kota Lhokseumawe, Sayuti Abubakar, memuji respons cepat Menteri Pertanian dalam membantu rakyat Aceh di tengah kondisi darurat. Kehadiran bantuan pangan ini dinilai sangat krusial dalam menjaga stabilitas gizi dan ketahanan pangan warga selama masa pemulihan pascabencana.

infopublik.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *