Lombok Utara Nusa Tenggara Barat

Janji Infrastruktur di Balik Kemenangan PS Daygun

LOMBOK UTARA — Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Lombok Utara (KLU) dengan membawa dua agenda utama: apresiasi prestasi olahraga dan penegasan janji pembangunan infrastruktur. Bertempat di Lapangan Umum Telaga Maluku, Desa Rempek, Jumat, 13 Februari 2026, pria yang akrab disapa Miq Iqbal ini menemui punggawa PS Daygun yang baru saja menjuarai Liga 4 Asprov PSSI NTB.

​Menariknya, dalam pemberian dukungan modal bagi para pemain untuk berlaga di tingkat nasional, Iqbal menegaskan bahwa bantuan tersebut bersifat pribadi, bukan dari kas daerah. “Ini bukan bantuan pemerintah provinsi, ini bantuan pribadi sebagai bentuk motivasi. Setiap prestasi anak muda di provinsi ini, saya punya kewajiban memberikan perhatian,” ujarnya.

​GOR dan Kampus Negeri: Menanti Realisasi

​Selain urusan lapangan hijau, Miq Iqbal kembali menyentuh isu krusial yang dinanti warga KLU, yakni pembangunan fasilitas penunjang prestasi dan pendidikan. Ia kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan Gedung Olahraga (GOR) dan Universitas Negeri di Lombok Utara.

​”Mudah-mudahan dalam waktu dekat akan terwujud. Sehingga potensi olahraga yang luar biasa di sini bisa terbangun dengan baik,” tambahnya di hadapan warga Rempek.

​Audit Strategis: Analisis Proyeksi Infrastruktur KLU 2026

​Pembangunan fasilitas olahraga dan pendidikan negeri di KLU merupakan langkah strategis untuk mengejar ketertinggalan indeks pembangunan manusia (IPM) di wilayah utara Lombok.

Strategic Audit: KLU Infrastructure & Social Development

Objek StrategisStatus & RencanaVonis Strategis
PS Daygun (Liga 4)Juara Asprov NTB; Menuju Kompetisi Nasional.YOUTH EMPOWERMENT
Kampus NegeriRencana pembangunan Universitas Negeri di KLU.EDUCATIONAL EQUITY
GOR KLUFasilitas Olahraga terpadu penunjang prestasi.INFRASTRUCTURE GAP

Selain janji infrastruktur, gubernur juga menyerahkan bibit ternak kepada kelompok masyarakat dan bantuan sosial Baznas di Pemenang. Langkah ini menunjukkan upaya harmonisasi antara dukungan ekonomi jangka pendek (bansos/ternak) dengan visi pembangunan jangka panjang (pendidikan/olahraga).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *