MAROS, getnews.co.id — Operasi udara yang menegangkan di Puncak Bulusaraung akhirnya membuahkan hasil. Pagi ini, Senin (19/1), satu jenazah laki-laki yang merupakan korban pertama kecelakaan pesawat ATR 42-500 PK-THT berhasil diturunkan menggunakan teknik hoist oleh helikopter Caracal TNI AU.
Prosesi Evakuasi Udara di Celah Kabut
Memanfaatkan weather window (jeda cuaca) yang sempit, kru helikopter berhasil menarik kantong jenazah dari titik High Point tebing vertikal tempat jenazah diinapkan semalam. Saat ini, ambulans dari RS Bhayangkara Makassar telah bersiaga di apron Lanud Sultan Hasanuddin untuk segera membawa korban menuju pusat identifikasi DVI.




