MATARAM, GETNEWS. – Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Mataram resmi diberangkatkan untuk mengikuti ajang bergengsi Jambore Daerah (Jamda) NTB 2025. Pelepasan dilakukan langsung oleh Ketua Kwarcab Kota Mataram, H. Didi Sumardi, di Bumi Perkemahan H. Moh. Ruslan, Pagutan, pada Rabu (17/12/2025).
Sebanyak 66 peserta didik terbaik hasil seleksi ketat siap membawa nama harum Ibu Kota Provinsi Nusa Tenggara Barat dalam pertemuan akbar penggalang se-NTB tersebut.
Profil Kontingen Kwarcab Kota Mataram
Sebelum diberangkatkan, seluruh peserta telah menjalani masa persiapan intensif (Training Center) selama lebih dari satu bulan untuk memantapkan keterampilan kepramukaan dan kemandirian.
| Komponen Kontingen | Jumlah / Keterangan |
|---|---|
| Peserta Putra & Putri | 66 Orang (33 Putra, 33 Putri) |
| Pembina Pendamping | 8 Orang (4 Putra, 4 Putri) |
| Pimpinan Kontingen (Pinkoncab) | 1 Orang |
| Lokasi Kegiatan | Buper Lemor, Kabupaten Lombok Timur |
| Waktu Pelaksanaan | 18 – 21 Desember 2025 |
Pesan Ketua Kwarcab: “Regu Adalah Satu Tubuh”
Dalam arahannya, H. Didi Sumardi menekankan bahwa kunci kesuksesan dalam Jambore adalah kekompakan dan kesiapan mental. Ia mengingatkan para peserta agar saling menguatkan selama berkegiatan di alam terbuka.
“Regu itu adalah satu tubuh, antara satu sama lain harus menguatkan, harus bersatu padu sehingga mampu melewati segala proses Jamda dengan baik. Ambil segala hal yang bisa bermanfaat, sehingga kelak akan menjadi contoh tauladan di mana pun berada,” ujar H. Didi Sumardi.
H. Didi juga meminta seluruh anggota kontingen untuk mengecek kembali kesiapan teknis maupun non-teknis agar saat tiba di lokasi perkemahan Lemor, seluruh program kegiatan dapat diikuti dengan konsentrasi penuh.
Persiapan Matang Menuju Lemor
Masa persiapan selama satu bulan dengan konsep perkemahan sebanyak dua kali menjadi modal berharga bagi kontingen Mataram. Jambore Daerah ini diharapkan menjadi ajang pertukaran pengalaman antar-Pramuka se-Nusa Tenggara Barat serta sarana pembentukan karakter generasi muda yang tangguh, mandiri, dan religius.
Setelah pelepasan ini, kontingen dijadwalkan langsung menuju Kabupaten Lombok Timur untuk bergabung dengan ratusan peserta lainnya dari seluruh penjuru NTB.




